Pembangunan Jalan Tol Medan-Binjai Terganjal Pembebasan Lahan

Farida Noris    •    Rabu, 06 Sep 2017 20:26 WIB
pembangunan
Pembangunan Jalan Tol Medan-Binjai Terganjal Pembebasan Lahan
Mobil melintas di lokasi Jalan Tol Fungsional Medan-Binjai seksi 3 yang telah dioperasikan, di Deli Serdang, Sumatera Utara. ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi

Metrotvnews.com, Medan: Pembangunan jalan tol Medan-Binjai, Sumatera Utara masih terganjal dengan pembebasan lahan. Padahal pembangunan jalan tol Medan-Binjai ini sudah dimulai April 2015 lalu.

"Pembangunannya memang mengalami kendala karena lambatnya proses pembebasan lahan," kata Kepala Divisi Pengembangan Jalan Tol PT Hutama Karya, Rizal Sutjipto, Rabu 6 September 2017.

Rizal menyebutkan, untuk pembebasan di lahan seksi 1 Tanjung Mulia-Helvetia, masih ada lahan milik 378 KK lagi yang belum dibebaskan. Sedangkan untuk seksi 2 Helvetia-Sei Semayang masih ada 9 persil yang belum dibebaskan.

"Jadi masih menunggu proses pembebasan lahan yang ditargetkan akan selesai pada Oktober ini. Sementara untuk seksi 3 Sei Semayang-Binjai sudah selesai pembangunan," jelasnya.

Rizal menargetkan, dalam bulan ini untuk seksi 2 dan seksi 3 akan diresmikan dan dioperasionalkan. Jika proses pembebasan lahan pada seksi 1 dapat selesai pada Oktober 2017 ini, maka ditargetkan Juni 2018, keseluruhan jalan tol Medan-Binjai sudah dapat dioperasionalkan.

"Kalau pembebasan lahan bisa selesai Oktober ini, kita targetkan Juni tahun depan keseluruhannya sudah bisa dioperasionalkan,” terang Rizal.

Dia berharap pembebasan lahan ini ada win-win solution. Artinya, tidak ada yang dirugikan dan jangan merugikan. Sebab, pembangunan jalan tol ini bukan untuk kepentingan siapa-siapa, melainkan untuk kepentingan masyarakat Sumut.



(ALB)