Pengembangan Wisata Danau Toba

Mempermudah Akses untuk Pacu Pariwisata

Budi Warsito    •    Senin, 25 Sep 2017 13:16 WIB
pariwisata
Mempermudah Akses untuk Pacu Pariwisata
Wisata Danau Toba Diharapkan Setara dengan Bali Intan fauzi • Senin, 03 Apr 2017 06:41 WIB potensi wisata News Daerah twitter facebook google+ Wisata Danau Toba Diharapkan Setara dengan Bali Foto udara panorama Danau Toba tampak dari

Metrotvnews.com, Medan: Pemerintah pusat akan membangun berbagai infrastruktur guna menyukseskan target satu juta wisatawan ke Danau Toba. Jaringan dan akses transportasi jadi salah satu cara memacu wisata Danau Toba.

“Danau Toba itu yang paling penting aksesibilitasnya. Aksesibilitas yang menuju ke Danau Toba,” ungkap Kepala Badan Otorita Pariwisata Danau Toba Arie Prasetyo saat berbincang dengan Metrotvnews.com, Senin 25 September 2017.

Aksesibilitas yang tengah ditingkatkan pun mencakup darat, laut, dan udara. Hal ini dilakukan untuk mempersingkat jarak tempuh menuju Danau Toba.

"Salah satunya membangun jalan tol dari Kualanamu ke Danau Toba. Jaraknya 130 km. Harapannya nanti begitu dari Kualanamu ke Parapat, dalam waktu satu setengah atau dua jam sudah sampe Parapat,”ujarnya.

Keberadaan tol akan sangat memangkas waktu tempuh wisatawan. Sedianya, wisatawan membutuhkan waktu enam jam dari Medan–Parapat.

(Baca: Tugas Besar Memajukan Wisata Danau Toba)

Akses kereta api juga menjadi salah satu yang tengah dikembangkan pemerintah. Saat ini telah ada rel kereta hingga Siantar. Eksisting rel itu akan ditambahkan kualitasnya, serta meningkatkan frekuensi perjalanan kereta.

“Dari Siantar nanti disambung sedikit. Dan dalam jangka panjangnya, akan diteruskan pembangunan relnya ke Danau Toba,”jelas Arie.

Akses udara juga bakal jadi gerbang lain menuju Danau Toba. Bandara Internasional Silangit sudah disiapkan untuk menuju salah danau terbesar di Indonesia ini.

“Jadi sudah bisa menulis Bandara Internasional Silangit. Karena sudah resmi dan sudah diputuskan oleh Menteri Perhubungan,” timpalnya.

Fasilitas Bandara Internasional Silangit sudah ditingkatkan untuk menampung arus wisatawan Danau Toba yang ditargetkan mencapai satu juta pada 2019. Perpanjangan landasan pacu dari 2.250 meter menjadi 2.650 meter dan rencanya akan selesai tahun ini.


Sejumlah penumpang menaiki pesawat yang akan membawa mereka menuju Jakarta di Bandara Silangit, Tapanuli, Sumatra Utara. Foto: Antara/M Iqbal

“Fasilitas navigasi ditingkatkan. Terus terminalnya dijadikan terminal keberangkatan dan kedatangan internasional, kemudian keberangkatan domestik dan kedatangan domestik. Selain itu juga Bandara Sibisa tengah dalam pengembangan,” jelasnya lagi.

Pelabuhan Kuala Tanjung yang sedang dikembangkan akan menjadi Internasional Hub untuk kapal pesiar juga tak boleh terlupakan. Nantinya, akses Kuala Tanjung ke Parapat akan dipangkas menjadi hanya dua jam.

"Aksesibilitas itu penting. Dan dengan adanya Badan Otorita kita punya tugas koordinatif yang diamanahkan ke kita untuk melakukan percepatan,” pungkas Arie.

(Klik: Wisata Danau Toba Diharapkan Setara dengan Bali)




(SUR)