Lima Pelaku Pembakar Rumah di Medan Ditangkap Polisi

Budi Warsito    •    Selasa, 18 Apr 2017 19:48 WIB
kebakaran rumah
Lima Pelaku Pembakar Rumah di Medan Ditangkap Polisi
Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza Dahniel saat merilis penangkapan pelaku pebakaran rumah yang menewaskan empat orang di Medan

Metrotvnews.com, Medan: Lima pelaku pembakaran rumah yang menewaskan satu keluarga di Medan, Sumatera Barat, ditangkap polisi, Selasa 18 April 2017. Kelimanya tak berkutik saat dicokok. Dari penangkapan, disita dua botol bensin bekas terbakar, kayu, dan pakaian milik korban.

Kapolda Sumut Irjen Rycko Amleza Dahniel mengatakan, kelima pelaku ialah, Jaya Mita Br Ginting, 41; Cari Muli Br Ginting, 45; Maju Suranta Siallangan alias Maju Ginting,36; Rudi Suranta Ginting, 22; dan Zulpan Nitra Purba, 18. 

Adapun motif pembakaran dilatarbelakangi sakit hati soal sengketa rumah yang tak kunjung selesai. "Jaya Mita sakit hati karena Gandhi Ginting dan korban Marita Br Sinuhaji tidak mau mengganti rugi rumah miliknya sebesar Rp102 juta. Sementara pelapor dan korban tidak mau membayar bahkan meminta uangnya dikembalikan sebesar Rp 136 juta," jelas Rycko.  

Selain itu, sambung Rycko, pelapor dan korban sering mengeluarkan kata kotor dan perbuatan yang membuat sakit hati tersangka Jaya Mita. Sehingga timbul niat untuk menghabisi korban dengan membakar rumah korban.

Karena emosi, Jaya Mita pun merencanakan untuk menghabisi nyawa wanita yang masih memiliki hubungan saudara dengan dirinya. 

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 340 KUHPidana Subsider Pasal 338 KUHPidana Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1e Jo Pasal 56 KUHPidana dan atau Pasal 187 ayat 3 KUHPidana Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1e Jo Pasal 56 KUHPidana.  

"Ini merupakan kasus pembunuhan berencana dengan modus melakukan pembakaran. Mereka terancam hukuman mati," ucap Rycko.

Seperti diberitakan sebelumnya, rumah di Jalan Milala Lingkungan I, Kelurahan Sidomulio, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan hangus terbakar pada Rabu, 5 April 2017 sekira pukul 04.30 WIB. Kebakaran itu menewaskan 4 orang yakni Marita, 58, anaknya yang bernama Frengki Ginting, 31. Kemudian, Kristin, 9 dan Selvi, 5. Keduanya merupakan anak dari Frengki.

Keluarga dan para tetangga korban menduga insiden itu bukan murni kecelakaan. Dugaan pembunuhan bukan tak berdasar. Bahkan sudah tiga kali rumah itu hendak dibakar OTK. Tetangga dan keluarga korban pernah mendapati bensin dalam bungkus plastik di dekat rumah korban.


(ALB)