Sekda Dumai Batal Haji karena Dicekal KPK

   •    Selasa, 08 Aug 2017 12:57 WIB
korupsi
Sekda Dumai Batal Haji karena Dicekal KPK
Ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Pekanbaru: Sekretaris Daerah Kota Dumai, Provinsi Riau, Muhammad Nasir, dicekal Komisi Pemberantasan Korupsi. Walhasil, dia batal berangkat ke Tanah Suci. Sedianya Nasir terbang dari Embarkasi Haji Batam Provinsi Riau, 5 Agustus lalu.

"Cekalnya dari KPK yang mengajukan ke direktorat di pusat. Kalau itu permintaan KPK berarti perkara tindak pidana korupsi. Berangkat lewat mana pun akan diblok," kata Kepala Imigrasi Pekanbaru, Pria Wibawa.

Kepala Kementerian Agama Kota Dumai Syafwan menyatakan, Muhammad Nasir sesuai jadwal sudah harus bertolak ke Madinah bersama anggota jemaah haji lain pada Sabtu 5 Agustus. Namun, di Embarkasi Haji Batam tertahan dan tidak boleh keluar negeri.

"Kita tidak tahu apa persoalan hukumnya, tapi memang benar beliau tidak jadi berangkat haji saat berada di embarkasi Batam," kata Syafwan.

Ia mengatakan, Panitia haji Kemenag Dumai baru mengetahui hal itu di Asrama Haji Batam karena sebelumnya tidak menerima surat pemberitahuan dari instansi berwenang, termasuk saat persiapan dan jelang keberangkatan.

Meski ada pembatalan keberangkatan peserta haji, lanjutnya, namun 206 calon haji asal Kota Dumai yang tergabung dalam Kelompok Terbang 7 Embarkasi Batam tetap bertolak ke Madinah.

Berdasarkan penelusuran, Pj Sekda Dumai ini merupakan Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bengkalis. Dia pernah diperiksa oleh Tim Penyidik KPK di Kepolisian Resor Bengkalis, November 2016 lalu. 

Diduga saat itu melakukan penyelidikan awal terhadap pekerjaan proyek tahun jamak yang dilaksanakan pada masa Bupati Bengkalis Herliyan Saleh. (Antara)



(ALB)