Siswa SD di Karo Belajar di Bawah Terik Mentari

Budi Warsito    •    Senin, 17 Jul 2017 13:51 WIB
pengungsi sinabung
Siswa SD di Karo Belajar di Bawah Terik Mentari
Suasana belajar mengajar di SD 044831 Gung Pinto, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. (Metrotvnews.com/Istimewa)

Metrotvnews.com, Karo: Puluhan siswa SD 044831 harus berpanas-panasan saat mengikuti kegiatan belajar mengajar, Senin, 17 Juli 2017. Tenda bantuan yang didirikan sebagai pengganti ruang kelas rusak.  

Alhasil, hari pertama sekolah di Desa Gung Pinto, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara itu beratapkan langit.

"Anak-anak belajar berpanas-panasan, kasihan mereka," kata Kepala SD Negeri Gung Pinto, Heriani br Sembiring, ketika dikonfirmasi melalui ponselnya.

Heriani menjelaskan, kerusakan tenda bantuan karena sudah lapuk. Faktor lainnya, dampak abu vulkanik serta seringnya terjadi angin kencang desa tersebut. 

"Kan sekolah kami terdampak erupsi, jadi didirikanlah tenda di bekas ladang orang. Tapi karena angin jadi sudah rusak," jelasnya.

Heriani mengaku sudah melaporkan hal ini kepada pemerintah daerah melalui pihak kecamatan. Mereka pun berharap pemerintah daerah segera merespons permasalahan mereka dengan membangun ruang kelas dengan tenda baru.

"Kita berharap secepatnya, kalau bisa besok pun maunya sudah berdiri. Jadi bisa segera ditempati," tuturnya.

Sedikitnya ada 81 siswa di sekolah darurat tersebut. Terdiri dari 47 siswa laki-laki dan 34 perempuan.


(SAN)