Sinabung Kembali Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 2.000 Meter

Farida Noris    •    Rabu, 03 Jan 2018 17:29 WIB
gunung sinabung
Sinabung Kembali Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 2.000 Meter
Erupsi Gunung Sinabung pada 2 Januari 2018 -- AFP/Ivan Damanik

Medan: Gunung Sinabung kembali eruspi dengan menyemburkan abu vulkanik setinggi 2.000 meter. Erupsi kali ini disertai guguran lava sejauh 1.000 meter ke arah tenggara.

"Erupsi terjadi pukul 11.31 WIB," kata Kepala Pos Pemantau Gunung Sinabung Armen di Karo, Sumatera Utara, Rabu, 3 Januari 2018.

Armen mengingatkan, masyarakat tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung. Selain itu juga dalam jarak 7 kilometer untuk sektor selatan-tenggara, 6 kilometer untuk sektor tenggara-timur, serta 4 kilometer untuk sektor utara-timur Gunung Sinabung.

"Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap potensi bahaya lahar," tegasnya.

Sementara itu, tim gabungan polisi dan koramil terus meningkatkan patroli di sejumlah pintu masuk zona merah Sinabung. "Sejak gunung meletus, kami setiap hari patroli di zona merah Gunung Sinabung. Kali ini, patroli dilakukan ke portal zona merah di Desa Berastepu," kata Kapolsek Simpang Empat Tanah Karo AKP Nazrides Syarif.


Polisi saat patroli ke portal zona merah di Desa Berastepu, Karo, Sumatera Utara -- medcom.id/Farida Noris

Menurutnya, patroli juga dilakukan tim dengan mengecek rumah kosong yang ditinggalkan pengungsi. Sebab, masih saja ada warga memasuki zona merah untuk melihat kebun ataupun rumah mereka.

"Kami hanya bisa mengimbau dan memberikan sosialisasi agar masyarakat menjauhi zona merah. Jangan ada lagi aktifitas di dalam, karena sangat berbahaya mengingat erupsi terus meningkat," jelasnya.

Sebagai informasi, erupsi besar Gunung Sinabung terjadi pada Rabu, 27 Dsember 2017. Saat itu, awan panas keluar dengan jarak luncur 3.500 meter ke arah tenggara-timur dan 4.600 meter ke arah selatan-tenggara.

Dari puncak kawah keluar asap disertai abu vulkanik bewarna kelabu hitam dengan tekanan sedang hingga kuat. Hujan abu vulkanik turun di beberapa di desa di sekitar Gunung Sinabung.


(NIN)