Ledakan Guncang Kapal Tanker, Satu Pekerja Tewas

Anwar Sadat Guna    •    Rabu, 16 Nov 2016 17:25 WIB
ledakan
Ledakan Guncang Kapal Tanker, Satu Pekerja Tewas
Kapal Tangker Nona Tang II meledak dan terbakar di Pelabuhan Bintang Indunstri 99 di Batuampar, Batam. Foto: Metrotvnews.com/Anwar

Metrotvnews.com, Batam: Ledakan keras menghantam lambung kapal tangker MT Nona Tang II, di Pelabuhan Bintang Industri 99, Batuampar, Batam, Kepulauan Riau, Rabu 16 November 2016 sekira pukul 14.00 WIB. Kejadian itu menewaskan seorang pekerja dan melukai tiga orang lainnya. 

Tiga orang yang terluka antara lain Wardi, Joko, dan Abdullah. Satu orang yang tewas belum dapat diidentifikasi. Keempat korban langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.

Kejadian berawal ketika para pekerja sedang memperbaiki bagian atas kapal. Saat seorang pekerja mengelas, tiba-tiba ledakan keras terjadi dan menghantam bagian lambung kapal. 

Pekerja yang tewas terlempar sejauh puluhan meter, sedangkan tiga lainnya mengalami luka bakar di atas kapal. 

"Begitu dengar suara ledakan keras, saya langsung ke lokasi. Seorang pekerja tewas akibat terkena ledakan, sedangkan tiga lainnya masih di atas kapal," kata Komandan Koramil 01 Batam Timur, Kapten Suherman, saat ditemui di lokasi.

Ia bersama warga sekitar saat itu tak berani mendekat ke kapal karena khawatir terjadi ledakan susulan. Ketiga pekerja baru bisa diselamatkan saat petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. 

Mereka langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit terdekat. Saat itu, kata Suherman, api dan kepulan asap tebal masih membubung tinggi di udara. Lima armada pemadam kebakaran terus berusaha memadamkan api. "Sekitar pukul 15.45 WIB api baru bisa dipadamkan," ujarnya.



Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian yang mengetahui kejadian itu langsung ke lokasi. Ia mengatakan kepolisian akan menyelidiki penyebab terjadinya ledakan. 

Informasi sementara, kata Sam, ada beberapa pekerja melakukan perbaikan di atas kapal. "Saat ada pengelasan, mungkin ada pipa atau selang yang bocor yang memicu ledakan keras. Kita akan dalami penyebabnya. Saksi-saksi seperti kru kapal akan dimintai keterangan," kata Sam. 

Selain itu, pihaknya juga akan memeriksa dokumen kapal termasuk aktivitas perbaikan yang dilakukan di atas kapal. "Semuanya akan kita dalami. Nakhoda dan ABK akan periksa penyidik," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Kepelabuhanan PT Persero Pelabuban Batam, Hery Suryono, mengatakan akan mengecek dokumen kapal Nona Tang II dan aktivitas yang dilakukan selama bersandar di dermaga pelabuhan. 

"Kami akan cek semuanya, termasuk jumlah ABK dan kapal mereka sandar dan apa saja yang mereka lakukan selama berada di pelabuhan. Dokumen dan aktivitas kapal akan kami berikan nantinya ke penyidik," ujarnya.


(UWA)