Bendahara RSUD Tengku Mansyur Tanjung Balai Ditahan

Farida Noris    •    Jumat, 21 Jul 2017 15:24 WIB
korupsi
Bendahara RSUD Tengku Mansyur Tanjung Balai Ditahan
Ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Medan: Bendahara RSUD Tengku Mansyur, Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara, Noviska Saragih, ditahan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Dia diduga melakukan pembelian fiktif dari dana belanja langsung dan tidak langsung di rumah sakit tersebut Tahun Anggaran 2015.

Kepala Seksi  Penerangan Hukum Kejati Sumut Sumanggar mengatakan, penyidik telah menerbitkan surat perintah penahanan Noviska Saragih selama 20 hari di Lapas Wanita Tanjung Gusta Medan. Dia juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Hari ini tim pidana khusus (pidsus) Kejati Sumut telah melakukan penahanan terhadap tersangka Noviska Saragih. Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan dan administrasi, yang bersangkutan langsung dibawa ke Lapas Wanita Tanjung Gusta Medan," kata Sumanggar, Jumat 21 Juli 2017.

Menurut Sumanggar, Noviska ditetapkan sebagai tersangka pada 14 Juli 2017. Dia menggerogoti duit kas pengelolaan dana belanja langsung dan tidak langsung di RSUD Tengku Mansyur. Rumah sakit mengalami kerugian Rp1,4 miliar.

"Modusnya, dia melakukan perbuatannya sendiri menggunakan dana kas rumah sakit tidak sesuai dengan peruntukan anggaran belanja rutin di rumah sakit. Jadi dia keluarkan dana kas, tapi barang yang dibeli tidak ada atau pembelian fiktif," jelas Sumanggar.

Untuk saat ini, lanjut Sumanggar, penyidik Pidsus Kejati Sumut menetapkan Noviska Saragih sebagai tersangka tunggal. Namun tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah.

"Jadi untuk sementara penyidik melakukan penetapan tersangka 1 orang. Kasus ini akan diperdalam apakah ada pihak-pihak lain yang terlibat," bebernya.



(ALB)