Malaysia Temukan Jasad Diduga Awak Kapal Perang AS

Anwar Sadat Guna    •    Rabu, 23 Aug 2017 16:19 WIB
tabrakan kapal
Malaysia Temukan Jasad Diduga Awak Kapal Perang AS
Kapal perang USS John S. McCain. (Metrotvnews.com/dok Lantamal IV)

Metrotvnews.com, Batam: Tim SAR Malaysia menemukan satu jasad pria diduga awak kapal USS John S. McCain, di perairan negeri jiran, Rabu, 23 Agustus 2017. Jasad telah dievakuasi untuk penyelidikan lebih lanjut. 

"Informasi yang kami himpun, Malaysia menemukan satu mayat mengapung di perairan mereka. Secara detail belum diketahui apakah jasad itu bagian dari 10 awak kapal Amerika karena Malaysia masih mendalami temuan tersebut," kata Kepala Dinas Penerangan (Dispen) Lantamal IV, Tanjungpinang, Mayor (KH) Josdy Damopoli kepada Metrotvnews.com, Rabu, 23 Agustus 2017.

Ia mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan otoritas Malaysia maupun Singapura untuk meningkatkan pencarian para awak kapal AS di wilayah perairan masing-masing negara. "Kami juga berkoordinasi Liaison Officer (LO) kita yang ada di Malaysia dan Singapura untuk memantau perkembangan atas pencarian ke-10 awak Amerika di dua negara tersebut," ungkapnya. 

Dikatakan Josdy, sangat dimungkinkan jasad para korban sudah mengapung di permukaan laut karena kejadian tabrakan kapal tersebut sudah melebihi waktu 1X24 jam. "Empat KRI milik TNI AL dan Armabar masih disiagakan di wilayah perbatasan untuk membantu pencarian para korban," ujarnya. 

Selain empat KRI, kata dia, Lantamal IV Tanjungpinang juga mengerahkan kapal-kapal Patroli Keamanan Laut (Patkamla) untuk menyisir perairan-perairan dangkal di wilayah Kepri. "Kita menyisir wilayah Indonesia, termasuk Kepri karena arah gelombang laut juga mengarah ke wilayah kita," jelasnya. 

Adapun jumlah personel yang dikerahkan dalam upaya pencarian tersebut lebih dari 100 personel. "Selain TNI AL, juga ada personel dari Armabar, Basarnas, Bea Cukai, jajaran lainnya yang tergabung dalam operasi pencarian ini," ujarnya. 

Kapal USS John S. McCain bertabrakan dengan kapal tanker MV Alnic MC di timur Selat Malaka pada Senin 21 Agustus 2017. Tabrakan terjadi saat kedua kapal dalam perjalanan menuju salah satu pelabuhan di Singapura.

Tabrakan menyebabkan kapal perang AS mengalami kerusakan. Selain itu, 10 personel di kapal perang AS dinyatakan hilang dan lima orang lainnnya luka-luka. Kapal tersebut telah dievakuasi ke Singapura untuk penyelidikan dan investigasi lebih lanjut. 

 


(ALB)