Profil Penumpang Mobil Tentukan Nasib Brigadir K

Lukman Diah Sari    •    Jumat, 21 Apr 2017 14:45 WIB
penembakan di lubuklinggau
Profil Penumpang Mobil Tentukan Nasib Brigadir K
Mobil Honda City yang ditembaki Brigadir K. Foto: MI/Dwi Apriani

Metrotvnews.com, Jakarta: Karier Brigadir K, polisi yang meletuskan 10 tembakan ke mobil Honda City, di ujung tanduk. Nasibnya bakal ditentukan profil penumpang mobil yang dia berondong tembakan.

"(Apakah) yang ada di dalam mobil itu merupakan ancaman atau pelaku kejahatan? Atau justru tidak (keduanya). Nah, di situ poin yang diperdalam (untuk mengungkap kasus penembakan)," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Rikwanto, di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat 21 April 2017. 

Kepolisian Daerah Sumatera Selatan hingga kini masih mendalami kasus penembakan yang dilakukan Brigadir K. Propam Polda Sumsel dibantu Propam Polri akan menitikberatkan pada sejumlah poin.

Selain profil penumpang, polisi juga akan mendalami motivasi Brigadir K melepaskan tembakan. "Jadi, jika dalam pemeriksaan itu menunjukkan ada kelalaian, terlalu cepat bereaksi, yang bersangkutan bisa dikenai sanksi-sanksi ketentuan UU yang berlaku. Dari disiplin, kode etik, maupun pidana," kata Rikwanto.

Poin berikutnya, polisi akan memeriksa kembali prosedur standar operasi saat melakukan tindakan diskresi. "Ini yang kita perlu dalami supaya tak terulang lagi di tempat mana pun di kepolisian. Itu pelajarannya," ucap Rikwanto. 

Peristiwa pemberondongan tembakan bermula saat Polres Lubuklinggau dan Polsek Timur 1 Kota Lubuk Linggau melakukan razia di pertigaan Jalan Fatmawati-Lubuk Linggau Timur-Jalan Lingkar, Selasa malam 18 April 2017. 

Saat itu, mobil Honda City bernomor polisi BG 1488 ON menolak berhenti. Mobil melaju kencang dari arah Mesat Seni menuju Bandara Silampari. Polisi lantas berusaha menghentikan mobil. Namun, tak digubris. Mobil justru nyaris menabrak polisi yang tengah bertugas.

Beberapa polisi berusaha mengejar mobil. Saat pengejaran ini, Brigadir K melepaskan 10 tembakan ke mobil. Akibatnya, satu korban tewas, yakni Surini, 50. Korban terkena tembakan di dada. Lima penumpang lainnya terluka akibat tembakan. Sedangkan satu penumpang selamat.


(UWA)