Kecelakaan di Simpang Zainul Arifin Medan, 2 Orang Meninggal

Budi Warsito    •    Minggu, 10 Sep 2017 14:33 WIB
kecelakaan mobil
Kecelakaan di Simpang Zainul Arifin Medan, 2 Orang Meninggal
kecelakaan mau terjadi di Simpang Zainul Arifin-Diponegoro, Medan, Minggu pagi 10 September 2017.

Metrotvnews.com, Medan: Kecelakaan maut terjadi di Simpang Zainul Arifin-Diponegoro, Medan, Minggu pagi 10 September 2017. Dua orang meninggal, satu di antaranya merupakan personel Polda Sumatera Utara (Sumut) berpangkat Briptu. 

"Korban meninggal Briptu Dedi Frengki Purba bertugas di Dit Krimum Poldasus dan Norton Girsang, warga Lingkungan XI Sei Mati Medan Labuhan, laki-laki, 36. Dan tiga orang lainnya luka-luka," ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting, Minggu 10 September 2017. 

Rina menjelaskan, kedua korban meninggal merupakan penumpang mobil Honda Accord berpelat BK 1736 HE, penumpang lainnya  Pandapotan Sianturi, 31 beruntung hanya mengalami luka-luka. 

Sementara itu, di mobil Toyota Avanza berpelat B 1719 FC Enrico Benedict Gunawan, 19, mahasiwa, Fernando Wijaya, 18, juga mengalami luka-luka. Ketiganya saat ini mendapatkan perawatan di RS Siloam. 

Rina mengungkapkan, kronologis kecelakaan bermula ketika Honda Accord yang di tumpangi korban meluncur dari simpang Imam Bonjol Zainul Arifin mengarah Sun Plaza. Pada saat di persimpangan Zainul Arifin Diponegoro, mobil Avanza B 1719 FC datang dari arah Mesjid Agung menuju Lapangan Benteng dengan kecepatan tinggi. 

"Mobil Toyota Avanza menabrak bodi tengah bagian kiri sedan Accord dan mengakibatkan mobil Accord terpental dan berhenti setelah menabrak badan jalan sebelah kiri Jalan Diponegoro. Sedangkan mobil Toyota Avanza berhenti setelah menabrak. Kedua kenderaan dalam keadaan rusak berat," papar Rina. 

Dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena pengemudi Avanza dalam keadaan mabuk. "Di dalam mobil Toyota Avanza ditemukan 3 botol minuman keras merek Martel habis pakai dengan 1 botol minuman merek Contro, dan 2 botol jenis Cockburns," ucap Rina.


(ALB)