Kapolda Kepri Dapat Laporan Buruh Berunjuk Rasa pada 2 Desember

Anwar Sadat Guna    •    Selasa, 29 Nov 2016 20:24 WIB
unjuk rasa
Kapolda Kepri Dapat Laporan Buruh Berunjuk Rasa pada 2 Desember
Gelar pasukan untuk mengamankan aksi 2 Desember di Kepri, MTVN - Anwar Sadat Guna

Metrotvnews.com, Batam: Polda Kepulauan Riau (Kepri) menyiagakan 1.300 personel gabungan polisi dan TNI. Mereka bertugas mengamankan Kepri dari tindakan anarkistis yang berpotensi terjadi pada aksi bela Islam Jilid III pada 2 Desember.

Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian menggelar apel pasukan di Lapangan Engku Putri, Batam Centre, Kepri, Selasa 29 November. Selain Polri dan TNI, apel juga dikuti Satpol PP, petugas bea cukai, organisasi kepemudaan, dan organisasi masyarakat.

"Kami tegaskan, tidak boleh ada kegiatan yang mengganggu keamanan. Terkait aksi unjuk rasa, hanya buruh yang baru menyampaikan akan turun pada 2 Desember nanti," kata Sam dalam upacara.

Selain kelompok buruh, kata Sam, ia belum menerima laporan pengerahan massa untuk berunjuk rasa pada 2 Desember. Namun bila ada, ia meminta anggotanya mencegah kelompok massa berunjuk rasa di Jakarta.

"Kalau ingin menyampaikan aspirasi bisa di sini (Batam). Kami juga siap menggelar doa bersama dengan masyarakat," ujarnya. 

Gubernur Kepri Nurdin Basirun menambahkan, kondusivitas Batam yang sudah terjaga baik selama ini kiranya dapat dipertahankan. Dengan terjaganya keamanan, kata Nurdin, masyarakat Batam dapat melakukan aktivitasnya dengan baik. 

Komandan Korem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Fachri mengimbau masyarakat agar tidak ikut berunjuk rasa ke Jakarta. Penyampaian aspirasi bisa dilakukan di Batam asalkan menjaga ketertiban. 

"Kami imbau masyatakat juga tetap tenang. Tidak mudah terprovokasi untuk ikut turun ke jalan berunjuk rasa," tegasnya. Dalam Apel Gelar Pasukan ini, Polda menerjunkan Tim Gegana, Brimob Polda, dan pasukan anti huru hara.

Turut hadir dalam gelar pasukan Komandan Lantamal IV Laksma TNI S Irawan, Komandan Marinir Satria Bumi Yudha Letkol Lumban Gaol, Kabid P2 Bea Cukai R Evi, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Ketua DPRD Batam Nuryanto, dan unsur muspida lainnya.



(RRN)