Kapolda Sumut Ajak Mahasiswa Jaga Persatuan

   •    Rabu, 10 Oct 2018 20:41 WIB
polisi
Kapolda Sumut Ajak Mahasiswa Jaga Persatuan
Kapolda Sumatra Utara, Irjen Agus Andrianto. Istimewa

Medan: Kapolda Sumatra Utara, Irjen Agus Andrianto mengajak mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Medan berpartisipasi menjaga persatuan dan keamanan dalam ajang Pemilu 2019. Menurut Agus, persatuan menjadi modal dalam menjaga negara dari berbagai ancaman dan tantangan yang akan dihadapi ke depan.

“Kepada mahasiswa harus tetap menjaga kesatuan dan persatuan," kata Agus melalui siaran persnya, Rabu, 10 Oktober 2018.

Agus mengatakan, mahasiswa memiliki peranan penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban berbangsa. Karena itu mahasiswa diharapkan tidak ikut dalam kontestasi politik panas dan mengorbankan masyarakat demi kepentingan politik karena kekuasaan.

“Ancaman dari keberagaman ialah konflik kepentingan terutama politik, perbedaan cara pandang hingga perbedaan pendapat. Kita memang ditakdirkan berbeda, jadi perbedaan adalah keniscayaan, jumlah penduduk 265 juta jiwa dengan beribu suku etnis di Indonesia,” ujar Agus dalam kuliah umum bertema 'Wawasan Kebangsaan dan Keamanan Serta Ketertiban Berbangsa' tersebut. 



Ia mengatakan Indonesia ke depan akan menghadapi tantangan dan persaingan yang begitu berat, khususnya generasi muda sebegai penerus bangsa. Karena itu, perlu menggali potensi masing-masing dan jangan sibuk dengan persoalan fitnah atau hoaks.

“Gunakan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kemajuan diri kita serta bangsa dan negara Indonesia. Saya sudah 12 tahun dinas di Sumut dan ini adalah saat saya terakhir menyentuh Sumut. Oleh karena itu, saya ingin meninggalkan kesan yang baik untuk Sumut,” jelas dia.

Di samping itu, Agus mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa HKBP Nommensen yang sudah turut dan ikut menjaga keamanan di Sumatra Utara. Sebab, semua elemen harus sama-sama menjaga keamanan dan persatuan dari segala upaya pihak manapun yang berusaha memecah belah persatuan kita. 

“Mari kita memperkokoh dan menjaga persatuan dan ketahanan bangsa dengan mengamalkan empat pilar Indonesia, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI,” tandasnya.


(ALB)