ABK Tewas Terlilit Tali Kapal

Anwar Sadat Guna    •    Selasa, 03 Apr 2018 19:22 WIB
nelayan
ABK Tewas Terlilit Tali Kapal
ilustrasi Medcom.id

Batam: Dua orang ABK menjadi korban dalam kecelakaan pelayaran di perairan Puakang, Kabupaten Tanjungbalai Karimun, Provinsi Kepri, Selasa, 3 April 2018 sekitar pukul 12.50 WIB. Seorang di antaranya, Igun, 34, meninggal akibat terlilit tali kapal saat beraktivitas di perairan itu. 

Informasi yang dihimpun, kejadian berawal ketika kedua ABK kapal jaring cumi, yakni Igun dan Sutrisno, 37, sedang beraktivitas menjaring cumi dari atas kapal, di perairan sekitar Puakang, Kabupaten Tanjungbalai Karimun. 

Saat sedang beraktivitas, kedua ABK tersebut terjatuh ke laut akibat terlilit tali kapal. Tim SAR Tanjungbalai Karimun yang mendapatkan informasi terkait kejadian itu langsung berkoordinasi dengan SAR Tanjungpinang untuk melakukan pencarian dan pertolongan.

"Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Tanjungbalai Karimun yang berjumlah lima orang langsung menuju lokasi menggunakan rescue car Dmax dan membawa Raberboat," ujar Kepala SAR Kelas A Tanjungpinang, Budi Cahyadi, Selasa, 3 April 2018. 

Setelah melakukan pencarian, kedua ABK berhasil dievakuasi oleh nelayan dan Tim Rescue di sekitar lokasi kejadian. Dalam kejadian itu, seorang ABK, Igun meninggal dunia, sedangkan rekannya, Sutrisno dalam kondisi kritis. 

Kedua korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani Tanjungbalai Karimun untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

Dengan ditemukannya kedua ABK kapal jaring cumi tersebut, tambah Budi, operasi pencarian dan pertolongan yang dilakukan Tim Rescue dihentikan. "Kedua korban sudah kami serahkan kepada pihak terkait untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," pungkasnya. 


(ALB)