Belasan Anak di Mukomuko Terjangkit Campak dan Rubella

ant    •    Rabu, 26 Sep 2018 17:17 WIB
Imunisasi Measles Rubella (MR)
Belasan Anak di Mukomuko Terjangkit Campak dan Rubella
ilustrasi

Mukomuko: Dinas Kesehatan Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menemukan sedikitnya 12 anak terjangkit campak dan rubella. Belasan anak yang terjangkit penyakit campak dan rubella tersebut tersebar di dua kecamatan. 

"Yakni Kecamatan Ipuh dan Kota Mukomuko," kata Kabid Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko Nen Widiyarti di Mukomuko, Rabu, 26 September 2018.

Ia mengatakan, jumlah anak dan orang dewasa di daerah itu yang terjangkit penyakit campak dan rubella pada tahun ini turun dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 31 orang.

Dari 31 anak dan orang dewasa yang terjangkit penyakit tersebut pada tahun 2017, sebanyak 19 orang di antaranya positif terjangkit penyakit rubella, dua orang terjangkit penyakit campak dan sembilan orang dianggap invalid atau penyakit sejenis dengan campak dan rubella.

Sedangkan dari 12 anak yang terjangkit penyakit campak dan rubella tahun ini, sebanyak tiga orang positif terjangkit rubella dan tiga orang terkena invalid.

Sedangkan hasil pemeriksaan terhadap enam orang lainnya yang ditemukan terjangkit penyakit di daerah itu belum keluar dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesehatan di Surabaya. Pemeriksaan diilakukan untuk memastikan anak positif campak, rubella dan invalid.

Ia menyebutkan, ciri-ciri penderita penyakit campak, rubella dan invalid ini, yakni batuk dan pilek dan keluar bintik merah pada kulit.

Penyakit campak dan rubela, bisa menular melalui saluran napas yang disebabkan virus. Anak dan orang dewasa yang belum pernah mendapatkan imunisasi campak dan rubela atau yang belum pernah mengalami penyakit ini berisiko tertular.

Campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius, seperti diare, radang paru, radang otak, kebutaan, gizi buruk dan bahkan kematian. Sedangkan rubela berupa penyakit ringan pada anak, tetapi apabila menulari ibu hamil pada tiga semester pertama awal kehamilan.


(ALB)