3 Tersangka Korupsi PTKI Medan Segera Disidang

Farida Noris    •    Minggu, 09 Oct 2016 18:14 WIB
kasus korupsi
3 Tersangka Korupsi PTKI Medan Segera Disidang
Foto ilustrasi. (Media Indonesia/Susanto)

Metrotvnews.com, Medan: Kasus dugaan korupsi pembangunan pabrik mini pengolahan kelapa sawit dan alat laboratorium uji di Politeknik Teknologi Kimia Industri (PTKI) Medan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara. 

"Kita sudah melimpahkan berkas tiga tersangka kasus dugaan korupsi di PTKI ke PN Medan pada Jumat 7 Oktober 2016," kata Jaksa Penuntut Umum Kejati Sumut, Netty Silaen, Minggu (9/10/2016). 

Ketiganya yakni Hamdan Suharto Bintang selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Zuherman selaku Direktur Ganeshatama Prasetya dan Makmur Sembiring selaku Direktur CV Juma Purba. Mereka merupakan rekanan proyek.

"Kini tinggal menunggu penetapan jadwal sidang yang diberikan majelis hakim untuk mengadili mereka," ucapnya.

Menurut Netty, jumlah kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp1,4 miliar sesuai penghitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumut. Rinciannya, untuk alat laboratorium uji senilai Rp400 Juta dan pengadaan pabrik mini senilai Rp1 miliar.

"Kerugian negara pada alat laboratorium uji senilai Rp400 juta sudah dikembalikan oleh Makmur ke penyidik. Sedangkan, pada pengadaan pembangunan pabrik mini pengolahan kelapa sawit senilai Rp1 miliar, sudah dikembalikan Zuherman sebanyak Rp700 juta," jelas Netty.

Ketiganya dijerat Pasal 2, Pasal 3 jo Pasal 18 UU 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) KUHPidana. 

Penyidik telah berulang kali menggeledah gedung PTKI Medan di Jalan Menteng VII Medan. Kasus ini ditingkatkan menjadi penyidikan pada 29 Januari 2016. Proyek itu memakai anggaran yang bersumber dari APBN 2013. Rinciannya, pembangunan pabrik mini pengolahan kelapa sawit Rp2,8 miliar dan labotorium uji Rp2,8 miliar. Penyidik juga menyelidiki korupsi perawatan jalan di kampus tersebut.


(SAN)