Tarif KA Ekonomi Bersubsidi di Medan Batal Naik

Farida Noris    •    Jumat, 07 Jul 2017 12:10 WIB
tiket kereta api
Tarif KA Ekonomi Bersubsidi di Medan Batal Naik
Seorang masinis PT KAI bertugas di lokomotif saat melintas di stasiun kereta api Binjai, Sumatera Utara --ANTARA FOTO/Septianda Perdana--

Metrotvnews.com, Medan: PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero membatalkan kebijakan penyesuaian tarif kereta api ekonomi bersubsidi yang sedianya diberlakukan mulai 7 Juli 2017. Dengan demikian, maka per 6 Juli 2017, tarif kereta api bersubsidi kembali ke tarif lama.

"Kebijakan itu dibatalkan sehingga kembali ke tarif lama sesuai Peraturan Menteri Nomor 35 Tahun 2016 tentang Tarif Angkutan Orang dengan Kereta Api Pelayanan Kelas Ekonomi untuk Melaksanakan Kewajiban Pelayanan Publik (PSO)," kata Manajer Humas PT KAI Divre I Sumatera Utara, Ilud Siregar, Jumat, 7 Juli 2017.

Menurut Ilud kebijakan penyesuaian tarif kereta api ekonomi bersubsidi itu dibatalkan untuk meningkatkan pelayanan dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan moda transportasi massal yang ekonomis.

"Masyarakat banyak menggunakan moda transportasi kereta api. Jadi untuk meningkatkan pelayanan, kebijakan itu dibatalkan. Keputusan ada di pemerintah, kita hanya melaksanakan keputusan yang ada," urainya.

Ilud memaparkan daftar kereta api bersubsidi antara lain Siantar Ekspres relasi Medan - Siantar sebelumnya tarif penyesuaian sebesar Rp27.000. Maka kembali ke tarif lama menjadi Rp22.000. Kemudian Kereta Api Putri Deli relasi Medan - Tanjung Balai yang sebelumnya dengan tarif penyesuaian Rp30.000, maka kembali ke tarif lama Rp27.000.

"Bagi masyarakat yang sudah membeli atau memesan tiket kereta api, jangan khawatir. Karena selisih biaya dapat diambil di stasiun- stasiun tujuan," urai Ilud.

Ditambahkannya masyarakat yang telah melakukan transaksi pembelian tiket kereta api tersebut pada 24 Juni 2017 sampai dengan 4 Juli 2017 di berbagai chanel resmi penjualan tiket kereta api (chanel internal & chanel eksternal), selisih biaya dapat diambil di stasiun- stasiun tujuan dengan menunjukkan boarding pass di loket stasiun. 

"Sementara bagi calon penumpang yang telah melakukan transaksi pembatalan tiket kereta api tersebut yang telah dibeli pada 24 Juni 2017 sampai dengan tanggal 4 Juli 2017, dapat mengambil selisih bea antara tarif lama dan baru di stasiun pengembalian bea (refund) dengan menunjukkan bukti pembatalan," bebernya.


(ALB)