Suku Anak Dalam Mendapat Tanah dari Presiden

Antara    •    Senin, 16 Oct 2017 13:27 WIB
presiden jokowi
Suku Anak Dalam Mendapat Tanah dari Presiden
Seorang warga Suku Anak Dalam berdiri di depan pemukiman baru bagi mereka di Sungai Inoman, Desa Muara Kilis, Kecamatan Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi. FOTO ANTARA/Tatan

Metrotvnews.com, Jambi: Suku Anak Dalam (SAD) Kawasan Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) tepatnya di Dusun Terap, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari, Jambi, mendapat bantuan lahan seluas 5.455 hektare dari Presiden Joko Widodo.

"Untuk lahan tersebut kita sudah mendapat restu dari Presiden, dan dua hari yang lalu kita juga sudah mendapat SK dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang isi suratnya bahwa tanah tersebut diserahkan bagi SAD," kata Pangdam II/Sriwijaya Mayor Jendral Am Putranto di Batanghari, Senin 16 Oktober 2017.

Meski begitu, untuk penentuan lokasi tanah (Spoting) akan dilakukan langsung oleh Danrem 042/Garuda Putih, Kolonel Inf Refrizal. Spoting dilakukan untuk menetukan titik-titik mana saja yang diserahkan untuk dihuni oleh warga SAD tersebut, yang pasti lahan tidak boleh diperjualbelikan.

"Yang paling penting tanah tersebut jangan sampai diperjualbelikan dan harus memiliki sertifikat dan dipegang oleh pemerintah daerah," Katanya.

Sementara itu salah satu Tumenggung SAD yang berada di Batin XXIV, Enong, menyambut baik program dan bantuan yang diberikan pemerintah tersebut.

Apalagi saat ini mata pencaharian mereka menyadap karet sedang merosot dan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dirinya bersama warga SAD lainnya hanya mengandalkan perburuan.

"Kita sangat berterima kasih atas bantuannya, kalau untuk tempat tinggal menetap itu masih terbentur dengan aturan adat yang dipercayai dari leluhur," kata Enong.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam dan Pemerintah Kabupaten Batanghari juga memberikan bantuan kepada warga suku anak dalam berupa sembako dan kebutuhan lainnya.


(ALB)