Ledakan Keras Terdengar Sehari Sebelum Serangan di Santo Yosep

Farida Noris    •    Minggu, 28 Aug 2016 16:35 WIB
bom bunuh diri
Ledakan Keras Terdengar Sehari Sebelum Serangan di Santo Yosep
Rumah pelaku di Jalan Setia Budi Kota Medan, Sumatera Utara, dipasangi garis polisi. Foto: Metrotvnews.com/Farida

Metrotvnews.com, Medan: Ledakan keras sempat terdengar di rumah IAH, 17, Jalan Setia Budi Gang Sehati, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu 27 Agustus 2016 atau sehari sebelum dia meledakkan bom dan menyerang pemuka agama di rumah ibadah Santo Yosep.

Yulistina Sagala, tetangga IAH, mengaku sempat mendengar suara ledakan keras di rumah remaja itu sekira pukul 09.00 WIB pagi, kemarin. Ledakan itu terdengar satu kali dan mengejutkan dia.

"Suara (ledakan) berasal dari samping belakang rumahnya. Saya pikir hanya ledakan biasa, makanya tidak curiga. Apalagi pagi itu kami sedang masak," ucap wanita yang rumahnya berseberangan dengan rumah pelaku, ditemui Minggu (28/9/2016).

Siagian, warga yang rumahnya di samping rumah pelaku, juga mendengar suara ledakan keras itu. Setelah kejadian penyerangan yang terjadi di Santo Yosep, Jalan Dr Mansyur, Medan, warga kemudian menghubungkan ledakan itu dengan serangan yang dilakukan IAH.

"Kami jadi menduga ada kaitannya. Mungkin dia waktu itu sedang mencoba bom yang mau dibawanya," kata Siagian. 

IAH berupaya meledakkan bom di rumah ibadah Santo Yosep, Minggu pagi, 28 Agustus. Tak hanya itu, dia juga menyerang pemuka agama Albert S. Pandingan saat akan berkhotbah di depan mimbar. IAH menghampiri Albert sambil membawa sebilah pisau dapur setelah salah satu bom rakitan yang digendongnya meletup.

Albert terkena sabetan pisau di lengan kirinya. Namun, umat yang tengah beribadah langsung membekuk pelaku.


(UWA)