Lima Tahun Bermain Sabu, Bekas TNI Diringkus

Budi Warsito    •    Rabu, 16 Nov 2016 09:24 WIB
narkoba
Lima Tahun Bermain Sabu, Bekas TNI Diringkus
Para tersangka saat rilis kasus di Mapolrestabes Medan, Sumut. (Metrotvnews.com/Budi Warsito)

Metrotvnews.com, Medan: Jaringan narkoba yang beroperasi lima tahun melibatkan bekas anggota TNI di Medan dibongkar Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan.  

Dalam penggerebekan, di Jalan Benteng Hulu, Gang Haji Daud, Lingkungan I, Kelurahan Tembung, Kecamatan Medan Tembung, tiga orang diciduk dari dua rumah. Mereka adalah DK, SI, dan IL. 

Selain ketiga pelaku, turut disita sembilan paket sabu seberat 11,5 gram, satu timbangan elektrik, kaca pireks, senjata airsoft gun, 150 butir amunisi dan uang tunai Rp150 juta.

Kapolresta Medan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, barang bukti sabu disita saat jajarannya meringkus DK di rumahnya bersama dengan SI. 

"Kedua tersangka ini mengaku mendapatkan barangnya dari IL yang kebetulan berada di depan rumah tempat kedua pelaku lainnya tertangkap," ujar Mardiaz di Rupatama Mapolrestabes Medan, Selasa (15/11/2016). 

Polisi menggeledah rumah IL yang bersebelahan dengan rumah DK. Di situ, polisi menemukan sisa sabu disebuah kaca pireks dan ratusan butir amunisi kaliber 50 mm dan 22 mm dan uang tunai Rp150 juta yang diduga hasil penjualan sabu.

"Menurut pengakuan, ratusan butir peluru merupakan sisa-sisa milik IL karena pernah bertugas aktif di satu kesatuan. Namun sudah mengundurkan diri," ungkap Mardiaz. 

Pelaku IL merupakan bekas anggota TNI AD berpangkat Pembantu Letnan Dua yang bertugas di Kesatuan POM. Sindikat IL ini diketahui sudah lama beroperasi mengedarkan narkoba jenis sabu di daerah Tembung. 

"Mereka diketahui telah beroperasi selama lima tahun, namun baru kali ini tertangkap. Mereka ini cukup lihai," jelas Mardiaz.

Polisi masih mendalami keterangan para tersangka untuk menentukan pasal pada UU 35/2009 tentang Narkotika yang akan dikenakan.


(SAN)