Cegah Barang Selundupan Malaysia, Polisi Dirikan Pos Apung

Budi Warsito    •    Minggu, 30 Oct 2016 10:07 WIB
penyelundupan
Cegah Barang Selundupan Malaysia, Polisi Dirikan Pos Apung
Kapolres Asahan AKBP Tatan Dirsan Atmaja saat meresmikan Pos Apung Polres Asahan di Bagan Asahan, Sabtu (29/10/2016). (Metrotvnews.com/dok Polres Asahan)

Metrotvnews.com, Asahan: Untuk melindungi para nelayan tradisional dari aktivitas kapal-kapal yang melanggar batas mencari ikan, Polres Asahan mendirikan Pos Apung di Bagan Asahan. Selain itu, Pos Apung ini didirikan untuk meredam dan menekan angka kejahatan di Perairan Asahan-Tanjung Balai.

"Selain menekan kejahatan di laut, pos ini berfungsi memberikan pelayanan kepada masyarakat agar aman selama menjalankan pekerjaannya mencari nafkah. Personel berseragam akan disiagakan," jelas Kapolres Asahan AKBP Tatan Dirsan Atmaja, saat peresmian, Sabtu (29/10/2016).

Baca: Polair Sumut Tepikan Puluhan Kapal Cangkrang dari Perairan Batubara

Personel juga akan memantau dan mencegah masuknya barang-barang ilegal dari Malaysia ke wilayah Tanjung Balai seperti pakaian bekas, bawang merah dan tentunya narkoba. Tak hanya itu, mereka juga mengemban tugas memberikan bantuan segera kepada pihak Pol Air, pihak Bea dan Cukai maupun instansi terkait lainnya yang melakukan penindakan di laut.

"Karena ada beberapa kali, petugas mendapatkan perlawanan pada saat melakukan penindakan hukum di perairan Asahan-Tanjung Balai," tuturnya.

Baca: Bakar Kapal Ikan, 3 Nelayan Ditangkap

Mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat ini menjelaskan,  penjagaan di Pos Apung akan dibagi menjadi tiga regu yang terdiri dari sekitar lima sampai sepuluh personel secara bergantian.

Sebelum diresmikan, Pos Apung ini sebenarnya telah beropreasi satu bulan lalu. Pos Apung ini berukuran 5x15 meter dengan dua kamar tidur, dapur, dan kamar mandi.

Pos Apung ini dimanfaatkan sebagai ujung tombak pelayanan Polres Asahan terhadap masyarakat khususnya para nelayan. Polres Asahan juga selalu berkoordinasi dengan instansi terkait dalam hal ini pihak TNI AL, Bea Cukai, PDDKP Tj Balai, Diskanla Tj Balai dan Diskanla Asahan serta Pol Air Tj Balai.


(SAN)