BPOM Medan Gerebek Pabrik Mi Berformalin

Farida Noris    •    Rabu, 15 Mar 2017 19:31 WIB
makanan berformalin
BPOM Medan Gerebek Pabrik Mi Berformalin
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Medan: Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Medan menggerebek pabrik pembuatan mi mengandung formalin di Kompleks Perumahan Mulia Indah, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli. Mi mengandung bahan berbahaya itu dipasarkan di seputaran Pasar Brayan dan vihara-vihara di Kota Medan.

Kepala Penyidikan BPOM Medan, Ramses, mengatakan mi yang diproduksi tak hanya mengandung formalin, tapi juga kaustik soda (soda api). Tempat usaha itu beraktivitas pukul 04.00-06.00 WIB dengan memproduksi mi 500kg/hari.

"Awalnya tim mendapat informasi. Lalu dilakukan investigasi selama satu bulan dengan menguji sampel mi di laboratorium. Hasilnya positif mengandung formalin dan soda api. Setelah positif kita melakukan penggerebekan," kata Ramses, Rabu 15 Maret 2017. 

Ramses mengungkapkan, petugas menyita cairan formalin serta 200 kg mi dari pabrik yang berlokasi Lingkungan VII no 18. Pemilik usaha berinisial AU sempat membantah telah memproduksi mi kuning berformalin. 

"Bantahan pemilik usaha ini tidak sesuai dengan hasil investigasi kami. Sebab di pasaran mi produksinya terbukti mengandung formalin. Jadi kami anggap alasannya untuk kamuflase saja," ungkap Ramses.

Saat ini, kata Ramses, AU telah ditetapkan sebagai tersangka. Pelaku dijerat dengan Undang-Undang No 18 Tahun 2012 tentang Pangan, terutama pangan mengandung bahan berbahaya dengan ancaman 5 tahun penjara dan denda Rp1 miliar. 

"Tempat usahanya tidak ditutup. Yang bersangkutan diwajibkan untuk memberi pernyataan untuk tidak lagi mengulangi perbuatannya. Tempat usaha itu sudah beroperasi selama dua tahun, tapi terindikasi menggunakan formalin dan soda api baru-baru ini saja," urai Ramses.


(ALB)