Distribusi Beras Impor di Sumut Tunggu Keputusan Pusat

Farida Noris    •    Jumat, 02 Mar 2018 16:55 WIB
beras
Distribusi Beras Impor di Sumut Tunggu Keputusan Pusat
Ilustrasi.

Medan: Kepala Bulog Divisi Regional (Divre) I Sumut, Benhur Ngkaimi, mengatakan beras impor asal Thailand sebanyak 10 ribu ton sudah tiba di Pelabuhan Belawan beberapa waktu lalu. Namun distribusi beras impor ini, masih menunggu keputusan dari pusat.

"Kalau yang asal Thailand sudah dipindahkan ke gudang Bulog. Distribusinya masih menunggu keputusan dari Jakarta. Karena kami sifatnya hanya terima dan menyimpan saja. Semuanya dari Jakarta," kata Benhur, Jumat 2 Maret 2018.

Dia menyebutkan, tak hanya dari Thailand, rencananya beras asal India juga akan masuk ke Pelabuhan Belawan dalam waktu dekat. Beras asal India ini, kata Benhur, masih dalam proses pengiriman.

"Rencananya dari India mau impor juga. Tapi kita belum dapat dokumennya," pungkasnya.

Menurut Benhur, impor beras dilakukan untuk membantu konsumen. Pasalnya saat ini, harga beras di pasaran masih jauh di atas HET (Harga Eceran Tertinggi). 

"Harga sekarang tinggi sekali. Impor ini kita justru membantu konsumen. Namun tidak merugikan petani. Hari ini harga belum turun, masih di atas HET yakni Rp10.500 per kg. Kita harap beras di Sumut kembali normal di kisaran Rp 9.500 perkg," urainya.

Dia mengatakan saat ini operasi pasar masih terus berjalan. Dengan banyaknya stok beras, maka Bulog semakin leluasa melakukan operasi pasar untuk bisa menstabilkan harga beras di pasar Sumut. 

"Dengan masuknya beras impor, stok beras Bulog menjadi semakin aman. Stok beras Bulog Sumut aman minimal hingga Mei 2018," bebernya.



(ALB)