Empat Anjing Pelacak Cari Narkoba di Kapal BH 2998

Anwar Sadat Guna    •    Minggu, 25 Feb 2018 16:41 WIB
narkoba
Empat Anjing Pelacak Cari Narkoba di Kapal BH 2998
Iring-iringan kendaraan personel kepolisian masuk ke Kantor Kanwil DJBC Kepri di Tanjungbalai Karimun, Minggu, 25 Februari 2018.

Karimun: Sebanyak empat ekor anjing pelacak atau K9 dari Batam dan Jakarta tiba di Kanwil DJBC Provinsi Kepri, di Tanjungbalai Karimun, Minggu, 25 Februari 2018. Keempat K9 akan membantu Tim Satgassus Mabes Polri mencari narkoba di atas kapal Win Long BH 2998. 

Direktur IV Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Daniyanto, mengatakan, keempat K9 tersebut berasal dari Mabes Polri dan Polda Kepri. 

Setibanya di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun, sekitar pukul 14.30 WIB, keempat K9 langsung dibawa ke Kantor Bea Cukai Kepri, di Kecamatan Meral, Kabupaten Tanjungbalai Karimun. Tampak iring-iringan kendaraan Polres Karimun dan Bea Cukai masuk ke Kantor Bea Cukai Kepri.

"Kami mengerahkan anjing pelacak untuk mengendus benda mencurigakan, termasuk narkoba diduga ada di atas kapal," ujar Eko di Kantor Kanwil DJBC Kepri, Minggu, 25 Februari 2018. Selain K9, Mabes Polri juga mengerahkan tim membawa peralatan menyerupai alat sonar. 

Baca: Penyelam Dikerahkan untuk Cari Narkoba di Kapal Taiwan

Tim tersebut tiba sekitar pukul 10.30 WIB. Mereka juga langsung masuk ke Kantor Kanwil DJBC Kepri dan bergabung bersama Tim Satgassus Polri. Hingga berita ini dibuat, tim gabungan masih berupaya mencari narkoba di atas kapal Win Long BH 2998. 

Belasan truk yang sebelumnya hilir mudik mengangkut ikan beku dari dalam kapal Taiwan itu juga sudah tidak terlihat lagi. Tim gabungan sudah selesai memindahkan seluruh ikan beku dari colt strorage kapal BH 2998 ke gudang penyimpinan di Jl Nusantara, Kawasan Puakang, Kabupaten Tanjungbalai Karimun. 

"Fokus kita saat ini menelusuri bagian terdalam di dalam kapal tersebut. Kami mendatangkan penyelam dan ahli perkapalan untul menelusuri kemungkinan ada ruang yang tak lazim di dalam kapal," ungkapnya. 

Diberitakan sebelumnya, Tim Satgassus Mabes Polri bersama Kanwil Bea Cukai Kepri menangkap kapal Win Long BH 2998 di perairan Selat Philips, dekat Pulau Nipah, Provinsi Kepri, Jumat, 23 Februari 2018 sekitar pukul 13.00 WIB. 

Kapal Taiwan berbendera Taiwan tersebut diawaki 28 orang ABK, termasuk seorang nakhoda. Kapal diduga membawa narkotika jenis sabu yang akan diedarkan ke tanah air. 





(ALB)