Bom Sisa Konflik Aceh Seberat 30 Kg Ditemukan

Antara    •    Rabu, 14 Mar 2018 16:26 WIB
penemuan bom
Bom Sisa Konflik Aceh Seberat 30 Kg Ditemukan
ilustrasi Medcom.id

Lhokseumawe: Seorang warga bernama Dedi Saputra menemukan bom rakitan sisa konflik Aceh di Gampong Panton Rayeuk II, Kecamatan Kuta Makmur, Kabuoaten Aceh Utara. Bom berbentuk pipa paralon yang disemen itu memiliki berat 30 kilogram, panjang 30 sentimeter (cm), dan diameter 20cm.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman melalui Kapolsek Kuta Makmur AKP Pitriadi mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, bom rakitan sisa konflik tersebut ditemukan saat saksi hendak memotong bambu pada kebun milik Jamali, pada Jumat, 9 Maret 2018. 

"Penemuan itu sendiri sudah beberapa hari yang lalu, karena merasa resah dengan melihat bom tersebut, lalu saksi melaporkannya pada Babinsa desa setempat Sertu Bustami, kemarin, (Selasa, 13 Maret)," kata Pitriadi.

Lalu anggota Koramil tersebut melaporkan informasi warga tersebut ke Polsek Kuta Makmur. Pada hari itu juga Polsek langsung mendatangi dan mengamankan TKP serta langsung berkordinasi dengan Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen B Jeulikat untuk dievakuasi.

Sekitar pukul 18.45 WIB, Tim Jibom Detasemen B Jeulikat yang dipimpinan Aiptu Asep Mulyadi berhasil mengamankan benda yang diduga bom rakitan peninggalan masa konflik tersebut dan dibawa ke Mako Den B Jeulikat untuk dimusnahkan.



(ALB)