Mentawai Diguncang 14 Kali Gempa

ant    •    Jumat, 27 Jul 2018 10:58 WIB
gempa
Mentawai Diguncang 14 Kali Gempa
ilustrasi Medcom.id

Padang: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang Panjang, Sumatera Barat mencatat terjadi 14 kali gempa yang berpusat di Mentawai. Gempa dirasakan sejak dua hari terakhir dengan kekuatan 4,2 Skala Richter hingga 2,9 Skala Richter.

"Gempa Mentawai ini disebabkan oleh Zona Subduksi dangkal atau yang disebut sebagai 'Megathrust Subduction Sumatera'," kata Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Geofisika  BMKG Padang Panjang Mamuri saat dihubungi, Jumat, 27 Juli 2018.

Ia menjelaskan gempa berpusat di  jalur subduksi lempeng tektonik India-Australia dan Eurasia di Indonesia yang memanjang dari pantai barat Sumatera sampai ke selatan Nusa Tenggara.      
Pada sistim subduksi Sumatera dicirikan dengan menghasilkan rangkaian busur pulau depan
(forearch islands) yangnon vulkanik meliput Pulau Simeulue, Nias, Banyak, Batu, Siberut hingga Pulau Enggano.

Menurutnya  Lempeng India-Australia menunjam ke bawah lempeng Benua Eurasia dengan kecepatan lebh kurang 50-60 milimeter per tahun. Ia menyampaikan Stasiun Geofisika Padang Panjang akan terus memonitor  perkembangan gempa bumi Mentawai.

Ia merinci gempa pertama terjadi pada Kamis, 26 Juli 2018 pukul 17.34 WIB, kemudian pukul 2.10  WIB dengan kekuatan 4,4 SR. Lalu pukul 22.12 WIB dengan kekuatan 4,9 SR, pukul 22.23 WIB dengan kekuatan 3,4 SR, pukul 22.29 WIB dengan kekuatan 3,5 SR, pukul 22.34 WIB dengan kekuatan 3,3 SR.

Kemudian pukul 22.36 WIB dengan kekuatan 3,3 SR, pukul 22.37 WIB dengan kekuatan 3,4 SR, pukul 23.19 WIB dengan kekuatan 3,3 SR, pukul 23.46 WIB dengan kekuatan 3 SR. Selanjutnya pada Jumat pukul 0.32 WIB dengan kekuatan 2,9 SR, pukul 1.20 WIB dengan kekuatan 3 SR, pukul 6.37 WIB dengan kekuatan 3,2 SR, dan pukul 8.16 WIB dengan kekuatan 3,1 SR.



(ALB)