BNN Sumut Temukan Modus Baru Penyelundupan Sabu

Budi Warsito    •    Selasa, 01 Nov 2016 15:21 WIB
sabu
BNN Sumut Temukan Modus Baru Penyelundupan Sabu
Kepala BNNP Sumut Brigjend Loedianto. Foto: BNNP Sumut

Metrotvnews.com, Medan: Sindikat narkoba yang diringkus Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) menggunakan modus baru untuk mengelabui petugas. Dalam aksinya, mereka menyimpan sabu di dalam jeriken plastik.

"Sabu dan ekstasi dimasukkan ke dalam jeriken yang sudah dipotong di bagian belakang, kemudian mereka tempel lagi lalu diselundupkan," kata Kepala BNNP Sumut Brigjen Andi Loedianto di Mapolda Sumut, kemarin.

"Jeriken ini diduga dibenamkan ke laut lalu ditarik kapal. Jika dirazia, mereka tinggal memutuskan tali. Modus ini harus jadi perhatian."

Dari delapan jeriken yang disita, ada ikatan tali di bagian atasnya. Hal itu menguatkan dugaan cara para penyelundup menghilangkan barang bukti.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan tiga tersangka yang diringkus, sabu dan ekstasi tersebut berasal dari Malaysia. Dalam penangkapan yang dilakukan, BNNP Sumut dibantu Polsek Kampung Rakyat dan Polres Labuhanbatu.

Kerja sama tersebut menggagalkan penyelundupan 85 kilogram sabu dan 50 ribu butir pil ekstasi, Rabu 26 Oktober 2016.

Pengungkapan tersebut dilakukan di Jalan Lintas Timur Sumatera, tepatnya di Desa Tolan, Kampung Rakyat, Labuhanbatu Selatan. Tiga pelaku ditangkap, yakni J alias Kantin, warga Bagan Siapiapi, Riau; M alias HS, warga Mariendal, Medan asal Aceh Timur; dan R, warga Aceh Timur.


(UWA)