Brimob Sumut Tangkap 'Polisi' saat Razia Liar

Budi Warsito    •    Senin, 20 Mar 2017 16:50 WIB
polisi gadungan
Brimob Sumut Tangkap 'Polisi' saat Razia Liar
Dua polisi gadungan yang ditangkap personel Brimob Polda Sumut. (Metrotvnews.com/Budi Warsito)

Metrotvnews.com, Medan: Razia yang digelar dua polisi di Jalan Juanda Medan dihentikan oleh personel Brimob Sumatera Utara. Bukan saja tidak memegang izin resmi, petugas yang melakukan razia itu ternyata gadungan.

Kasi Intel Brimob Polda Sumut Kompol Kris Sianturi mengatakan, kedua polisi gadung yang diringkus adalah Chandra, 22, dan Indra Lesmana, 23, warga Jalan Perjuangan, Medan. 

"Keduanya tertangkap tangan oleh personel kita saat tengah melakukan patroli di Jalan Juanda Medan," katanya, Senin, 20 Maret 2017.

Kris mengungkapkan, penangkapan dilakukan atas kecurigaan oleh personel Brimob yang tengah melintas di Jalan Juanda, semalam. Saat itu, kedua polisi gadungan itu tengah razia. Tidak ada papan razia yang dipasang.

Karena curiga, anggota Intel Brimob Polda Sumut menghampiri dan menanyai Kartu tanda anggota (KTA) Polri. Mereka tak bisa menunjukkan. Keduanya pun digelandang ke Mako Brimob.

Polisi gadungan itu awalnya memiliki seragam Polri dari iseng. "Semula untuk foto-foto," kata Kris. Keduanya memiliki seragam sejak Februari 2017, seragam dibikin di tukang jahit oleh Chandra.

Mereka nekat melakukan razia di jalan raya Kota Medan, di antaranya di Jalan S Parman tepatnya di depan Hotel Cambridge, Jalan Juanda, dan Jalan Sudirman. "Dari aksinya tersebut mereka berhasil meraup keuntungan Rp90 ribu," papar Kris.


(SAN)