Setelah Dikelola Pemprov, Banyak Pegawai Honor SMA/SMK belum Terima Gaji

Antara    •    Selasa, 21 Mar 2017 10:37 WIB
pendidikan
Setelah Dikelola Pemprov, Banyak Pegawai Honor SMA/SMK belum Terima Gaji
Ilustrasi siswa SMA, Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Medan: Masalah muncul setelah pemerintah provinsi mengambil alih pengelolaan SMA/SMK Negeri. Yaitu banyak guru honor yang belum menerima gaji.

Demikian disampaikan anggota DPRD Sumatera Utara Ahmadan Harahap di Medan, Selasa 21 Maret 2017. Ahmadan meminta Gubernur T Erry Nuradi membahas penggajian pegawai honor di SMA dan SMK Negeri.

Ahmadan mengaku menemukan masalah itu di kawasan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel). Ia menemukan banyak pegawai honor yang mengeluh karena belum menerima gaji.

"Saya yakin, kondisi itu bukan hanya di Tabagsel, di daerah lain juga mungkin sama," kata politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ahmadan meminta Gubernur Sumut memberikan perhatian serius atas kondisi itu. Ahmadan menyarankan Pemprov Sumut mengajukan anggaran penggajian pegawai honor dalam Perubahan APBD 2017.

Ahmadan berharap Pemprov Sumut menetapkan gaji dengan besaran yang layak. "Paling tidak sesuai dengan UMP (Upah Minimum Provinsi)," ujar Ahmadan Harahap.

Pengelolaan SMA/SMK Negeri beralih dari pemerintah kota ke pemerintah provinsi sejak akhir Desember 2016. Pemindahan kelola sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Baca: Mendikbud Pastikan Pengambilalihan SMA/SMK tak Terburu-buru




(RRN)