Wamen ESDM Jamin Stok BBM Cukup

Budi Warsito    •    Senin, 19 Jun 2017 14:14 WIB
stok bbm
Wamen ESDM Jamin Stok BBM Cukup
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar melakukan pengecekan di Terminal BBM Medan Group ?milik PT Pertamina (Persero) Labuan Deli, Sumatera Utara.

Metrotvnews.com, Medan: Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar melakukan pengecekan di Terminal BBM Medan Group ‎milik PT Pertamina (Persero) Labuan Deli, Sumatera Utara, Senin, 19 Juni 2017. Pengecekan dilakukan dalam rangka untuk memastikan kesiapan PT Pertamina dalam memenuhi kebutuhan BBM untuk masyarakat selama Hari Raya Idulfitri 1438H.

Dalam kesempatan itu, Wamen ESDM Arcandra didampingi Direktur Pemasaran Pertamina Muchamad Iskandar dan General Manager Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I Erry Widiastono dan Wakil Ketua Komisi 7 DPR RI Gus Irawan Pasaribu.

Arcandra mengatakan, kondisi stok BBM Pertamina dalam keadaan cukup untuk melayani‎ masyarakat selama perayaan Idulfitri 1438 H. "Dari Laporan Direktur Pemasaran Pertamina, pada hari Raya Idulfitri kali ini, Pertamina siap memenuhi kebutuhan BBM masyarakat. Sehingga tidak perlu ada rasa kekhawatiran masyarakat akan kurangnya pasokan BBM di SPBU”, ungkap Arcandra, Senin 19 Juni 2017.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pemasaran Pertamina Muchamad Iskandar mengatakan, tim Pertamina Marketing Operation Region I telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi dalam memenuhi kebutuhan BBM masyarakat.

“Kami telah menyiagakan 16 kantong SPBU dan 3 Posko Mudik Serambi Pertamax serta menyiapkan kiosK-kiosK Pertamax untuk memenuhi kebutuhan BBM kemasan bagi para pemudik di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau”, ujar Iskandar.

Dirinya melanjutkan, Pertamina MOR I memprediksi penyaluran BBM jenis Premium di Sumbagut akan mengalami kenaikan 1 persen selama satgas Ramadan dan Idulfitri 1438H  dari penyaluran normal sebesar 7.212 KL menjadi 7.266 KL.

Sedangkan untuk BBM jenis Pertalite akan naik sebesar 19% dari penyaluran normal sebesar 4.080 KL menjadi 4.852 KL. Untuk produk Pertamax dan Pertamax Turbo diprediksi juga akan naik sebear 23% yaitu dari penyaluran normal sebesar 755 KL menjadi 931 KL. Untuk produk Solar/Biosolar akan mengalami penurunan sebesar 3% yaitu dari 6.429 KL menjadi‎ 6.254 KL.

Sedangkan untuk wilayah Sumatera Utara, pada masa satgas diperkirakan akan terjadi peningkatan konsumsi produk BBM jenis Premium pada H-3 atau tanggal 22 juni sebesar 46% dari sebelumnya rata-rata harian 2.300 KL menjadi 3.300 KL. 

Untuk BBM jenis Pertalite akan meningkat sebesar 15% dari 2.067 KL menjadi 2.381 KL. Untuk produk Pertamax diperkirakan akan mengalami peningkatan konsumsi 24 % dari normalnya 328 KL perhari menjadi 407 KL. Solar diprediksi normal di angka 2.500 kiloliter perhari.

Pertamina MOR I juga menyiagakan tim satgas Ramadhan dan Idul Fitri 1438 H di kantor Pertamina MOR I pada tanggal 10 juni 2017 dan berakhir pada tanggal 11 juli 2017. Mereka akan terus memantau pasokan BBM ke masyarakat di Sumatera Utara yang disuplai dari 5 terminal BBM yang terdiri dari TBBM Medan Group, TBBM Kisaran, TBBM Siantar, TBBM G Sitoli, TBBM Sibolga melalui 319 SPBU.



(ALB)