Hama Wereng Akibatkan Hasil Panen Turun 50 Persen di 2016

Alwi Alim    •    Kamis, 03 Aug 2017 17:19 WIB
pertanian
Hama Wereng Akibatkan Hasil Panen Turun 50 Persen di 2016
Petani di Banyuasin panen, MTVN - Alwi

Metrotvnews.com, Palembang: Petani mengaku mengalami kerugian di masa panen di 2016. Sebab hama wereng menyerang sehingga banyak tanaman padi yang mati.

Andriana, 42, pemilik lahan di Rambutan Banyuasin, Sumatera Selatan, mengaku setengah hektare terkena dampak serangan hama. Sehingga tanaman padi pun gagal panen.

"Dari panen biasanya dua ton. Karena terserang hama panen hanya satu ton," kata Andriana ditemui Metrotvnews.com, Kamis 3 Agustus 2017.

Andriana mengaku membutuhkan enam karung pupuk selama masa tanam setahun. Satu karung seharga Rp125 ribu.

Namun Andriana enggan menjelaskan secara detail biaya selama masa tanam dan panen.

Untuk tahun 2017, sejauh ini kondisi tanaman padi miliknya masih bagus dan belum terserang hama meskipun tidak ada bantuan dari pemerintah.

"Kami berharap hama wereng ini tidak lagi menyerang," pungkasnya.

Sementara itu, salah satu penyuluh pertanian di Banyuasin, Thoriq Abdullah mengatakan sejak dirinya menjadi penyuluh pertanian dua tahun terakhir dirinya belum mendapati hama wereng yang begitu dashyat. Namun,  memang ada beberapa lahan pertanian milik warga yang terserang hama tersebut.

"Khusus kecamatan saya itu tidak ada hama wereng, tapi saya tidak tahu kalau wilayah lain," katanya saat dihubungi Metrotvnews.com.

Jika memang hama wereng melanda, kebanyakan petani langsung konsultasi ke Petugas Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) dan ada juga langsung membeli pestisida pembasmi hama wereng.

"Pestisida nyo beragam, sesuai dengan petaninya, karena petani lebih tahu kondisi lahan mereka," pungkasnya. 


(RRN)