440 Calon Haji asal jambi Berangkat ke Tanah Suci

Antara    •    Jumat, 18 Aug 2017 19:29 WIB
haji 2017
440 Calon Haji asal jambi Berangkat ke Tanah Suci
Ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jambi: Sebanyak 440 calon haji asal Provinsi Jambi yang tergabung pada kelompok terbang pertama, diberangkatkan melalui Bandara Sultan Thaha Jambi ke Bandara Hang Nadim Batam, Jumat 18 Agustus 2017.

Keberangakatan jemaah calon haji asal provinsi itu melalui Embarkasi Haji Antara (EHA) Jambi, dan dilepas oleh Gubernur Jambi Zumi Zola. Sebelum diberangkatkan jemaah calon haji telah melalui sejumlah rangkaian pemeriksaan di Asrama Haji Jambi selama satu hari.

Setelah tiba di Batam, jemaah calon haji akan langsung diberangkat ke Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Sabtu 19 Agustus dini hari pukul 00.20 WIB.

"Untuk ibadah haji ini tentu tantangannya mengandalkan fisik, karena kondisi cuaca yang berbeda dengan di Indonesia, jadi jamaah haji perlu banyak minum dan menjaga pola makan," kata Gubernur Jambi Zumi Zola.

Ia juga mengingatkan kepada petugas pendamping jemaah calon haji tersebut untuk selalu mengontrol kesehatan guna meminimalkan potensi timbulnya gangguan kesehatan yang dialami jamaah selama berada di tanah suci.

"Selama berada di sana (Mekkah) saya minta tadi tenaga kesehatannya harus membimbing dan mengingatkan untuk minimalisir ganggunan kesehatan," katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, M Thahir mengatakan total jamaah haji yang berangkat ke tanah suci tahun sebanyak 2.958 orang ditambah Tim Petugas Haji Daerah (TPHD) sebanyak 19 orang dan petugas kloter 35 orang.

"Secara total ada tujuh kloter dan untuk keberangkatan, kloter pertama ini tidak ada masalah semua berjalan sesuai yang kita harapkan," katanya.

Hanya saja lanjut Thahir, masih ada beberapa jamaah calon haji yang melanggar aturan karena masih kedapatan membawa barang-barang yang dilarang seperti gunting dan pisau.

"Tapi itu kita sita karena harus melalui pemeriksaan X-ray, jadi jamaah calon haji langsung steril dan tidak boleh membawa yang aneh-aneh," kata Thahir menambahkan.


(ALB)