Malang Kirim 220 Mahasiswa Bantu Lingga Jadi Sentra Lumbung Pangan

Anwar Sadat Guna    •    Rabu, 22 Nov 2017 22:30 WIB
pendidikan
Malang Kirim 220 Mahasiswa Bantu Lingga Jadi Sentra Lumbung Pangan
ilustrasi Metrotvnews.com

Lingga: Untuk mendukung program pengembangan lumbung pangan berorientasi ekspor di wilayah perbatasan, Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Malang mengirim sedikitnya 220 mahasiswanya untukPraktek Kerja Lapangan (PKL) di wilayah Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Hal itu diungkapkan Ketua STPP Malang, Siti Munifah usai melakukan survei lokasi penempatan PKL mahasiswa di areal pencetakan sawah baru dan perkebunan Hijauan Pakan Ternak (HPT) di Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat dan Desa Resang, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga, Rabu, 22 November 2017. 

"Ini merupakan tindak lanjut MoU yang sudah ditandatangani antara STPP Malang dengan Bupati Lingga beberapa bulan lalu. Insya Allah, pada Februari 2018, ada sekira 220 mahasiswa STPP Malang PKL di Lingga," jelas Munifah, Rabu, 22 November 2017.

Ia menjelaskan, pengiriman 220 mahasiswa STPP Malang ke Lingga, merupakan bentuk komitmen STPP Malang mewujudkan program Kementerian Pertanian menjadikan Lingga sebagai lumbung pangan berorientasi ekspor di wilayah perbatasan.

"Mahasiswa yang akan PKL di Lingga, sudah memiliki disiplin ilmu pertanian dan peternakan yang mumpuni. Jadi, mereka sudah siap pakai untuk mendukung program prioritas Bupati Lingga di bidang pertanian dan peternakan," ujarnya.

Ia berharap, kehadiran mahasiswa STPP Malang di Lingga dapat menjadi pemicu munculnya semangat baru bagi generasi muda Lingga dalam mengembangkan potensi pertanian dan peternakan yang belum tergarap secara maksimal.

"Pak Mentan (Menteri Pertanian) itu, inginnya anak muda jadi ujung tombak penggerak pertanian. Apalagi, posisi Lingga di wilayah perbatasan. Karena itu, kami putuskan kirim 220 mahasiswa STPP Malang PKL di Lingga," tutur Munifah.

Bupati Lingga, Alias Wello mengapresiasi semangat dan dukungan STPP Malang untuk penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) Lingga di bidang pertanian dan peternakan.

"Alhamdulillah, di saat orang lain pesimis menilai kami membangun pertanian Lingga, STPP Malang memberi suntikan energi baru. Ini membuat kami semakin bersemangat mewujudkan Lingga sebagai lumbung pangan di wilayah perbatasan," ucapnya.

Rencananya, 220 mahasiswa STPP Malang tersebut akan difokuskan melakukan pendampingan pengolahan lahan, penanaman, dan pemupukan padi di lokasi sawah baru di Desa Resang dan Marok Kecil. Sisanya, diarahkan melakukan pendampingan pengolahan lahan, penanaman dan pemupukan HPT di Tanah Putih dan lainnya.



(ALB)