Zumi Zola: Saya tidak Terlibat

Solmi    •    Jumat, 01 Dec 2017 16:59 WIB
ott anggota dprd jambi
Zumi Zola: Saya tidak Terlibat
Zumi Zola Zulkifli , Gubernur Jambi

Jambi: Gubernur Jambi Zumi Zola menegaskan dirinya tidak terlibat terkait tertangkaptangannya sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Jambi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa lalu.

"Saya merasa sangat prihatin. Saya tegaskan, saya tidak terlibat. Peristiwa ini di luar kontrol saya," ungkap Zumi Zola.

Didampingi Karo Humas dan Protokol Johansyah, Zumi Zola menyatakan, dia bersama Wakil Gubernur Fachrori Umar jauh-jauh hari sudah mewanti-wanti para pejabat maupun aparat sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi, dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab jangan pernah melawan hukum.

Menyoal ditetapkannya tiga pejabat daerah bawahannya, dan seorang anggota DPRD oleh KPK dalam dugaan kasus gratifikasi ketuk palu anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Tahun 2018 sebesar Rp 4,2 Triliun oleh DPRD Jambi, ditegaskan Zumi Zola bukanlah tanggung jawabnya.

"Saya tidak pernah berkomunkasi soal itu baik dengan mereka, apalagi dengan anggota dewan. Saya tidak pernah memerintahkan, baik secara lisan maupun tulisan berkaitan rapat pengesahan anggaran di DPRD," kata Zumi Zola menegaskan.

Baca: KPK Geledah Tiga Lokasi di Jambi Terkait Suap APBD

Mendukung kinerja KPK untuk proses hukum terhadap ketiga bawannya yang sudah menjadi tersangka, Zumi Zola menyatakan kapan saja siap dipanggil pihak KPK. "Kapan saja, saya siap. Saya tidak kemana-mana, selalu berada di Jambi. Saya berharap masalah ini selesai cepat," papar Zumi Zumi Zola.

Seperti diketahui, dari 16 orang yang terjaring dalam OTT KPK Selasa (28/11), KPK menetapkan empat orang sudah menjadi tersangka. Mereka adalah, Erwan Malik, Kepala Bappeda merangkap Plt Sekda Pemprov Jambi, Syaifuddin (Asisten III), Plt Kadis PUPR Arfan, dan Supriyono anggota DPRD dari Fraksi Partai Amanat Nasional yang satu partai dengan Zumi Zola.

Baca: Empat Orang Terjaring OTT Anggota DPRD Jambi Tiba di KPK

Pasca penetapan tersangka, Zumi Zola menyatakan jabatan Sekda, Asisten III dan Kadis PUPR sudah dia putuskan diisi pejabat baru. "Kita tidak mau proses pembangunan dan pelayanan masyarakat terganggu. Kita sudah tempatkan orang baru, sebagai pejabat pelaksana tugas," sebutnya.

Sementara selaku Ketua Umum DPW PAN Jambi, masalah hukum yang menjerat Supriyono yang menjabat Ketua Harian DPW PAN Jambi, dikatakan Zumi Zola sudah dikomunikasikan ke DPP PAN. "Kita sudah menyampaikannya ke DPP, dan saat ini menunggu sikap dari DPP, kita menerima saja," ujarnya. 


(ALB)