Politeknik Olahraga Resmi Berdiri di Sumsel

Alwi Alim    •    Selasa, 21 Nov 2017 14:52 WIB
olahraga
Politeknik Olahraga Resmi Berdiri di Sumsel
Mahasiswa Politeknik Olahraga Indonesia Sumatera Selatan di kuliah umum perdana. Foto: Metrotvnews.com / Alwi Alim

Palembang: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) meresmikan Politeknik Olahraga Indonesia (POI) di Jakabaring, Sumsel, Selasa, 21 November 2017. POI sengaja dibentuk untuk semakin meningkatkan kualitas Indonesia dalam persaingan dunia olahraga.

Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga, Raden Isnanta menyebut POI tidak hanya akan mencetak diploma dan sarjana olahraga semata. Tapi menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki saing yang kompetitif.

"Olahraga itu sudah menjadi sebuah industri jadi harus memiliki daya saing," katanya saat memberikan kuliah umum didepan 90 mahasiswa angkatan pertama di Griya Agung, Selasa, 21 November 2017.

Olahraga harus dipandang suatu hal yang serius dan dipersiapkan dari dini serta secara menyeluruh. Mulai dari pelatihan hingga manajemen dan analisis. Tidak hal soal pendidikan, praktek lapangan juga diperkuat.

"Kami berharap mahasiswa kedepan mampu mempunyai skill sehingga olahraga  menjadi peputaran perekonomian jadi kuat," ujarnya.

Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi, Kemenpora Samsudin menyampaikan, POI menerima 90 mahasiswa yang terdiri dari 30 mahasiswa di Program Studi Menajemen Industri Olahraga (D4), 30 mahasiswa di Kepelatihan Olahraga (D4) dan 30 mahasiswa di Analisis Performa Olahraga (D4) di tahun pertamanya.

Semua biaya perkuliahan angkatan pertama hingga ketiga ditanggung Kemenpora. Para mahasiswa angkatan pertama juga diberi uang saku. Sedangkan di tahun keempat, biaya kuliah akan dipertimbangkan untuk dibagi dua oleh orang tua mahasiswa yang bersangkutan.

Ditempat yang sama, Gubernur Sumsel, Alex Noerdin menambahkan mahasiswa POI ini harus benar-benar teladan dan juga harus sehat mengingat politeknik ini bertaraf internasional dan pertama di dunia yang berada dikawasan komplek olahraga.

Karena itu, ia mengingatkan kepada mahasiswa agar tidak merokok dan demo. Bahkan, POI tidak segan untuk mengeluarkan mahasiswa yang tidak mengikuti aturan.

"Ini tidak main-main karena politeknik ini mempunyai fasilitas terbaik dan dibangun Kemenpora dan Pemprov Sumsel," pungkasnya.


 


(SUR)