Tim DVI Identifikasi 9 Korban Kapal Tenggelam

Anwar Sadat Guna    •    Minggu, 06 Nov 2016 21:36 WIB
kapal tenggelam
Tim DVI Identifikasi 9 Korban Kapal Tenggelam
Petugas menurunkan jenazah korban kapal tenggelam, di Posko DVI RS Bhayangkara Polda Kepri. (Foto: Metrotvnews.com/Anwar Sadat)

Metrotvnews.com, Batam: Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kepri kembali berhasil mengidentifikasi sembilan jenazah korban kapal tenggelam, Minggu (6/11/2016). Total seluruh jenazah yang sudah diidentifikasi sebanyak 21 orang. 

Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian mengatakan, sebanyak 21 jenazah yang teridentifikasi tersebut, 10 perempuan dewasa, 10 laki-laki dewasa dan satu balita perempuan.

"Hasil rekonsiliasi yang dilakukan Tim DVI hingga malam tadi, kesembilan jenazah teridentifikasi masing-masing melalui data medis, dental, properti, dan sidik jari," ungkap Kapolda kepada wartawan di RS Bhayangkara, Minggu (6/11/2016) malam.

Hasil identifikasi yang didapatkan Tim DVI, kata Sam, juga diperkuat oleh keterangan dari keluarga korban yang datang ke RS Bhayangkara. 

Kesembilan jenazah yang teridentifikasi, yakni Supandi, 33, warga Lombok Tengah (NTB); Mustar, 31, Lombok; Sarkasi, 22, Aceh Timur, NAD; Afrianda, Kec Mortoluak, Padang; Khairil Anwar, 18, Lombok Tengah; Syaiful, 33, Kec Praya, Lombok Tengah. 

Heri Susanto, 22, Trenggalek, Jawa Timur; Susanti, 28, Kab Ciamis, Jawa Barat, dan Eldo Dwi Aprianda, Pontianak, Kalbar. 

"Saat ini masih ada 33 jenazah yang belum teridentifikasi. Tim DVI akan terus bekerja dan besok akan datang lagi dokter ahli forensik dari Mabes Polri untuk membantu proses identifikasi," kata Sam. 

Pemulangan sembilan jenazah, sambung Kapolda, akan dilakukan secara bertahap. Jika tak ada kendala, jenazah yang telah teridentifikasi akan dipulangkan, Selasa 8 November 2016. Sebelumnya, BNP2TKI telah memulangkan 11 jenazah ke Lombok, Jateng, Jatim, dan Lampung.

Asun, kerabat korban bernama Eldo Dwi Aprianda berharap agar jenazah kerabatnya itu dapat segera dipulangkan ke Pontianak, Kalimantan Barat.

"Kebetulan ada ibu dan adik korban datang ke sini untuk menjemput jenazah korban. Mereka juga sudah memberikam keterangan kepada Tim DVI," ujarnya. 


(LDS)