Sumbar Kekurangan 6.000 Guru SMA/SMK

   •    Sabtu, 05 Aug 2017 19:32 WIB
guru
Sumbar Kekurangan 6.000 Guru SMA/SMK
Ilustrasi--Antara/Irwansyah Putra

Metrotvnews.com, Padang: Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat (Sumbar), Burhasman Bur menyebutkan provinsi tersebut kekurangan guru SMA dan SMK sederajat sebanyak 6.000 tenaga pendidik. Saat ini jumlah guru tingkat SMA sederajat yang berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) hanya 13.535 orang.

"Kekurangan tersebutlah yang saat ini ditutupi oleh tenaga honorer yang kesejahteraannya masih belum memadai," katanya di Padang, Sabtu 5 Agustus 2017

Menurutnya kekurangan tersebut karena tidak adanya penambahan guru dan banyaknya tenaga pendidik yang sudah pensiun. Jumlah guru pegawai negeri sipil (PNS) 13.535 dinilai tidak mencukupi untuk tenaga pendidik di sekolah.

Burhasman bilang, untuk Januari hingga Agustus 2017, sudah 500 guru yang pensiun. Guna mengatasi hal itu, pemerintah Sumbar dalam waktu dekat akan mengirimkan surat kepada pemerintah pusat mengenai kekurangan guru tersebut.

"Kita akan koordinasi dengan pemerintah pusat, bagaimana solusi terkait masalah ini," lanjut dia.

Ia menyampaikan, hal ini juga merupakan salah satu agenda pertemuan gubernur dengan presiden beberapa waktu lalu yang membicarakan masalah pemerataan pendidikan.

Selain itu, mengenai masalah guru honorer yang kesejahteraannya masih belum terperhatikan ia menjelaskan hal tersebut masih dalam dilema yang harus dicarikan solusinya.

"Jika hanya mengaharapkan komite sekolah, kesejateraan mereka jauh dari memadai," terangnya.

Namun, lanjutnya jika diharapkan dari APBD, keuangan daerah juga terbatas dan tidak sanggup penampung seluruh biaya itu. Oleh sebab itu ke depan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam menangani masah tersebut.

"Kami komitmen terus meningkatkan kualitas pendidikan Sumbar, namun memang semuanya pasti ada kendala dan akan diselesaikan secara bertahan," tambahnya.


(ALB)