Pemasangan Alat Kampanye Dibatasi di Lima Titik di Tiap Nagari

Antara    •    Jumat, 21 Sep 2018 15:12 WIB
pileg
Pemasangan Alat Kampanye Dibatasi di Lima Titik di Tiap Nagari
Ilustrasi Pemilu, Medcom.id - M Rizal

Simpang Empat: KPU Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, menetapkan titik pemasangan alat peraga kampanye untuk Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2019. KPU mengizinkan pemasangan APK hanya di lima titik per nagari atau desa.

Ketua KPU Pasaman Barat Alharis mengatakan pembatasan aturan itu berdasarkan kesepakatan dengan pemerintah setempat dan Bawaslu. Pemasangan APK berlangsung mulai 23 September 2018 sampai dengan 13 April 2019.

"Pasaman Barat memiliki 11 kecamatan. Pemasangan APK dibatasi di lima titik per nagari dan dua titik di ibu kota kecamatan," terang Alharis di Pasaman Barat, Jumat, 21 September 2018.

APK yang dipasang yaitu baliho berukuran maksimal 4 x 7 meter. Sedangkan spanduk berukuran maksimal 1,5 x 7 meter.

Adapun lokasi yang tak diizinkan untuk dipasang APK yaitu halaman masjid, kantor pemerintahan, sekolah, jalan, taman, dan batang pohon.

"Jadi para calon legislatif dapat memasang APK mulai Minggu besok dengan aturan tersebut," ujar Alharis.

Penentuan lokasi pemasangan APK, lanjut Alharis, berpedoman pada Peraturan KPU Nomor 28 Tahun 2018 atas perubahan Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang kampanye Pemilihan Umum, pemasangan APK memperhatikan etika, estetika, kebersihan, keindahan dan keamanan.

Alharis meminta partai dan calon legislatif mematuhi kesepakatan. Bila melanggar aturan, Alharis meminta partai dan calon legislatif berinisiatif untuk menertibkan APK masing-masing.

Ia menambahkan untuk pemasangan APK di mobil atau kendaraan diperbolehkan dan tidak ada larangan.

"Kampanye di media sosial juga dibolehkan dengan syarat mendaftarkan maksimal 10 akun resmi ke KPU satu hari menjelang masa kampanye," tegasnya.


(RRN)