Mantan Pecandu Narkoba Prihatin Kota Medan Belum Miliki BNNK

Budi Warsito    •    Jumat, 30 Sep 2016 15:11 WIB
narkoba
Mantan Pecandu Narkoba Prihatin Kota Medan Belum Miliki BNNK
Aksi unjuk rasa mantan pecandu narkoba yang mendesak pembentukan BNNK di Kota Medan. (Foto: MTVN/Budi Warsito)

Metrotvnews.com, Medan: Pembina Yayasan Aftercare Mantan Pecandu Bangsa Robby Effendi Hutagalung mengaku prihatin dengan Kota Medan yang merupakan Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara (Sumut) belum memiliki Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK). Padahal, kabupaten/kota lain di sekitar Kota Medan telah memiliki BNNK.

"Yang sudah ada BNN kabupaten dan kota di Sumut, Kabupaten Nias, Serdang Bedagai,  Deli Serdang, Karo,  Langkat, Kota Binjai, dan yang terbaru Kota Tebing Tinggi. Medan, Ibu Kota Provinsi Sumut kalah dengan daerah lainnya," ujar Robby, di depan kantor Wali Kota Medan, Jumat (30/9/2016).

Pentingnya Kota Medan memiliki BNNK Medan menurut Robby, lantaran tingginya angka peredaran dan peyalahgunaan narkoba. Hal itu dapat dilihat dari banyaknya pengungkapan kasus narkoba di Medan. 

Bahkan di Indonesia, Medan berada di urutan pertama untuk pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba.

"Perlu dipertanyakan sejauh mana keseriusan Wali Kota Medan dalam pembentukan BNNK Medan," tuturnya.

Ia mengungkapkan, kabarnya dalam penilaian yang dilakukan BNN Pusat untuk pembentukan BNNK, Kota Medan kalah tujuh poin dari Kota Tebing Tinggi. Dalam penilaian tersebut, Medan memperoleh nilai 70 poin sedangkan Tebing Tinggi meraih 77 poin. Dengan hasil itu, akhirnya diputuskanlah pembentukan BNNK Tebing Tinggi.

Menurut para mantan pecandu narkoba ini, BNNK Medan saat ini menjadi satu-satunya lembaga yang mereka percaya dalam penanganan kasus-kasus kejahatan narkoba. Hal ini jugalah yang mendorong mereka untuk terus mendesak pembentukan badan tersebut.


(MEL)