Asahan Masih Andalkan Fogging Usir Nyamuk Penyebab DBD

Budi Warsito    •    Rabu, 14 Sep 2016 14:14 WIB
demam berdarah
Asahan Masih Andalkan Fogging Usir Nyamuk Penyebab DBD
Petugas memperlihatkan nyamuk aedes aegypti di salah satu dusun di Kabupaten Asahan, Sumut. Foto-foto: Metrotvnews.com/Budi

Metrotvnews.com, Asahan: Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, masih mengandalkan fogging atau penyemprotan pestisida untuk memberantas nyamuk aedes aegypti penyebab penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Fogging dilakukan di tiga daerah di Kecamatan Pulo Rakyat, Kabupaten Asahan, yakni Desa Pulo Rakyat Dusun Dua dan Dusun Tiga, serta di Desa Manis. 

"Di tiga tempat itu sedikitnya tiga orang positif DBD," kata staf Dinas Kesehatan Bagian Demam Berdarah dan Malaria, Mukhlisin, di Dusun Tiga, Kecamatan Pulo Rakyat, Rabu (14/9/2016). 

Baca: 3 Kecamatan di Asahan KLB Demam Berdarah

Mukhlisin mengatakan fogging bukan solusi satu-satunya memberantas nyamun penyebab DBD. "Kalau fogging hanya membasmi nyamuk yang dewasa. Pemberantasan yang lebih baik itu menggunakan adalah PSN (pemberantasan sarang nyamuk)," katanya.


Petugas Dinas Kesehatan Asahan, Sumut, tengah melakukan fogging

Ia mengimbau warga bergotong royong membersihkan tempat-tempat yang tergenang. Di dalam rumah pun, warga harus memperhatikan lokasi yang kerap menjadi sarang nyamuk, sepreti dispenser atau bak penampungan air.

Baca: Hingga September, 10 Pasien DBD Asal Asahan Meninggal

Nyamuk aedes aegypti, kata dia, juga berkembang biak bersamaan dengan datangnya hujan. "Begitu turun hujan, nyamuk bersarang di tempat-tempat penampungan air," katanya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan mencatat sebanyak 299 orang terserang DBD hingga September 2016. Angka ini meningkat dari penderita tahun lalu sebanyak 274 orang. Hingga kini, sebanyak 10 orang meninggal karena DBD di Kabupaten Asahan.

 


(UWA)