Titik Panas di Sumatera Meningkat Drastis

   •    Minggu, 11 Sep 2016 12:58 WIB
kebakaran lahan dan hutan
Titik Panas di Sumatera Meningkat Drastis
Foto ilustrasi. (ANt/Muhammad Adimaja)

Metrotvnews.com, Pekanbaru: Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 37 titik panas di Sumatera, Minggu, 11 September. Atau meningkat drastis dibanding kemarin yang hanya tiga titik panas. 

Melansir Antara, Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru Slamet Riyadi menyebut titik panas itu tersebar di lima provinsi di Sumatera.

"Satelit pagi ini mendeteksi 37 titik panas berada di Sumatera, dengan tingkat kepercayaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lebih dari 50 persen," ucapnya di Pekanbaru.

Slamet mengatakan hal itu, setelah melihat wilayah sebaran titik panas di Sumatra berdasarkan rilis Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dari pantauan sensor modis pada citra satelit milik NASA yakni Aqua dan Terra. 

Ke-37 titik panas, rincinya, 25 titik di antaranya berada di Provinsi Bangka Belitung. Lalu, di Provinsi Sumatera Selatan (enam titik), Provinsi Lampung (tiga), dan Provinsi Bengkulu (dua).

Untuk provinsi Riau, terdeteksi satu titik panas berada di Kabupaten Kampar. "Tapi titik panas itu, belum jadi titik api," terang dia. 

"Sampai pagi ini, Provinsi Riau masih dinyatakan nihil dengan level confident di atas 70 persen," kata Slamet. 

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, pekan ini, meminta pemerintah daerah cepat mengambil keputusan untuk mencegah serta memadamkan kebakaran hutan dan lahan. Tanpa menunggu keputusan putas. 

Saat menemukan tiik api di hutan atau lahan, kepala daerah diwajibkan segera mengeluarkan status darurat bencana. 

"Sampaikan itu (darurat bencana) sesegera mungkin ke BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) atau Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup," kata Tjahjo saat berada di Solo, Jawa Tengah.


(SAN)