Terbukti Miliki 71 Butir Ekstasi, Bripka Abdus Salam Dipecat

Farida Noris    •    Sabtu, 10 Sep 2016 18:01 WIB
narkoba
Terbukti Miliki 71 Butir Ekstasi, Bripka Abdus Salam Dipecat
Bripka Abdul Salam saat mendengarkan putusan pemecatan. Foto: Polres Sergai

Metrotvnews.com, Sergai: Bripka Abdus Salam, 36, personel Polres Serdangbedagai (Sergai) yang bertugas di Polsek Kotarih hanya bisa pasrah dijatuhi Pemberhentian Tidak dengan Hormat (PTDH). Dia mencoreng institusi Polri karena terbukti memiliki 71 butir pil ekstasi. 

Kapolres Sergai AKBP Eko Suprihanto, mengatakan Bripka Abdus Salam dijatuhi PDTH sesuai sidang kode etik yang dipimpin Waka Polres Sergai Kompol Irma Ginting, pada Kamis 8 September 2016, di Aula Patria Tama.

"Dia terbukti melanggar Pasal 12 ayat 1 huruf (a) dan PP RI Nomor 1 tahun 2003, bahwa Anggota Polri diberhentikan tidak dengan hormat dari dinas Polri apabila dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap," ucap Eko, Sabtu (10/9/2016).

Putusan itu, kata Eko, mengacu pada vonis yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Tebing Tinggi, pada 24 Juni 2015. Saat itu Abdus Salam dipidana penjara 8 tahun serta denda Rp800 juta subsider 3 bulan kurungan.

"Dasar dilakukan pemecatan terhadap Bripka AS karena terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menguasai narkotika golongan I bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 gram yakni 71 butir pil ekstasi," kata Eko.

Kasubag Humas Polres Sergai AKP Jasmoro menambahkan, PTDH ini diatur dalam Pasal 1 huruf a Perkap Nomor 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Kepolisian. 

"Jangankan vonis 8 tahun penjara, apabila divonis 4 tahun lebih saja sudah dapat direkomendasikan untuk di PTDH. Jadi, anggota terlibat narkoba wajib dipecat," tegas Jasmoro.

Kasus Bripka Abdul Salam mencuat setelah adanya penggerebekan oleh Sat Narkoba Polres Tebing Tinggi pada November 2014, di Jalan Cempaka Nomor 13, Kota Tebing Tinggi. Dalam penggerebekan itu, dari kantong celana Bripka Abdul Salam ditemukan 71 butir pil ekstasi hijau.


(UWA)