Antisipasi Kebakaran Lahan, Polda Sumut Gunakan Aplikasi Monitoring Titik Api

Farida Noris    •    Rabu, 20 Dec 2017 14:23 WIB
kebakaran lahan dan hutan
Antisipasi Kebakaran Lahan, Polda Sumut Gunakan Aplikasi Monitoring Titik Api
Kapolda Sumut saat memberikan pengarahan penggunaan aplikasi sistem monitoring kebakaran hutan dan lahan berbasis IT di Polda Sumut

Medan: Kebakaran hutan dan lahan menjadi masalah di seluruh wilayah Indonesia terutama di Sumatera Utara (Sumut). Karena itu, Polda Sumut menggunakan aplikasi sistem monitoring kebakaran hutan dan lahan berbasis IT yang dapat memonitor titik api dengan cepat.

"Pemanfaatan aplikasi sistem monitoring kebakaran hutan dan lahan berbasis IT telah diprogramkan secara serentak seluruh Polda," kata Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw, Rabu 20 Desember 2017.

Paulus mengatakan, pada 2015 telah terjadi kebakaran hutan di beberapa wilayah Indonesia yang berdampak hingga ke negara tetangga. Kondisi ini menjadi perhatian khusus Presiden RI dengan mengeluarkan instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2015 tentang Peningkatan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan. 

"Instruksi Presiden tersebut selama tahun 2016 hingga 2017, Polri bersama-sama instansi terkait serta masyarakat telah melakukan upaya-upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan secara serius, tidak terkecuali di Sumut," urainya.

Paulus menyebutkan dengan memanfaatkan aplikasi ini, maka penanganan kebakaran hutan dan lahan dapat diantisipasi sedini mungkin. Sehingga dengan aplikasi tersebut titik api dapat dideteksi lebih awal.

"Para stakeholder bisa melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan secara terpadu. Selain itu kita akan berdayakan masyarakat peduli api dengan melakukan pemetaan wilayah kebakaran hutan dan lahan," pungkasnya.

Sistem ini, kata Paulus, telah dikembangkan dan digunakan oleh seluruh Polda terutama di lokasi rawan kebakaran hutan dan lahan. Selain itu dibangun Command Center Aplikasi Sistem Monitoring Kebakaran Hutan dan Lahan berbasis IT yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh instansi terkait.

"Agar aplikasi sistem monitoring kebakaran hutan dan lahan berbasis IT di Polda Sumut berjalan optimal, maka melalui asistensi dan supervisi ini diharapkan dapat diketahui pencegahan dan kendalanya untuk dicarikan solusi dan penanggulangannya," bebernya.


(ALB)