12 Pencuri Sepeda Motor Dibekuk

Anwar Sadat Guna    •    Senin, 08 Oct 2018 21:20 WIB
pencurian
12 Pencuri Sepeda Motor Dibekuk
Polisi bekuk 12 pencuri sepeda motor di Batam, Senin 8 Oktober 2018, Medcom.id - Anwar

Batam: Polisi menangkap 12 orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Batam, Kepulauan Riau. Dalam aksinya, sebanyak 17 unit sepeda motor dicuri kawanan pelaku. Sembilan di antaranya ditemukan, tujuh sepeda motor lainnya masih dalam pencarian. 

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengky mengatakan, seluruh pelaku ditangkap di sejumlah wilayah di Kota Batam. Operasi penangkapan terhadap 12 pelaku dilakukan dalam sepekan terakhir. 

"Dalam sepekan ini, kita berhasil menangkap 12 pelaku. Mereka beraksi di beberapa tempat di Batam. Umumnya di lokasi parkir liar. Sindikat curanmor ini mencuri 17 sepeda motor. Sembilan unit di antaranya berhasil kita amankan," ungkap Hengky di Polresta Barelang, Senin, 8 Oktober 2018. 

Umumnya sepeda motor yang dicuri yakni motor matik. Para pelaku sudah menyiapkan kunci T untuk beraksi. Hengky menambahkan, kawanan pelaku juga menyiapkan mesin gerinda untuk menghapus nomor mesin maupun nomor rangka motor yang dicuri. 

"Tujuannya untuk menghilangkan jejak, seakan-akan sepeda motor itu bukan motor curian. Selain mencuri, ada juga pelaku yang bertindak sebagai penadah," ujarnya. 

Sepeda motor yang dicuri selanjutnya dijual di wilayah Batam. Ada juga yang dijual di luar pulau Batam. Harga jualnya pun terbilang miring alias murah. Seorang tersangka berinisial A, mengaku mencuri sepeda motor dan menjualnya ke seorang penadah. 

"Saya menjualnya seharga Rp900 ribu. Sepeda motor matik," ujarnya. Tersangka lainnya, inisial H, mengaku sudah dua kali mencuri sepeda motor. Lokasi yang dipilihnya untuk beraksi yakni daerah Batuaji, Kota Batam. Dua sepeda motor yang dicurinya yakni Yamaha Vixion dan Honda matik. 

"Satu sepeda motor saya gunakan untuk kerja, satu sepeda motor lainnya dibawa kabur oleh kawan saya yang saat itu sama-sama beraksi di Batuaji," akunya. Tersangka H mengaku membawa kunci letter T saat akan beraksi. 

Dengan sekali putaran kunci kontak, dia bisa membawa kabur motor yang jadi incarannya. Kapolres Hengky mengingatkan warga Batam agar waspada terhadap aksi curanmor. 

"Pastikan lagi bahwa lokasi parkir yang digunakan aman. Gunakan kunci ganda untuk menghindari aksi curanmor," pesannya. Dia juga meminta masyarakat agar melaporkan jika terjadi aksi curanmor di lingkungannya. 

Hengky pun meminta kepada dealer motor tidak mudah memberikan sepeda motor kepada konsumen tanpa didukung data-data yang lengkap. Data yang lengkap akan memudahkan tugas kepolisian melakukan penelusuran. 

"Pastikan bahwa dokumen yang diajukan konsumen lengkap agar ada databasenya sehingga bisa memudahkan kepolisian bekerja jika terjadi tindak pidana di lapangan," tegasnya. 



(RRN)