Kapal Muatan Semen Tenggelam di Selat Malaka

Rudi Kurniawansyah    •    Senin, 28 Jan 2019 15:38 WIB
kapal tenggelam
Kapal Muatan Semen Tenggelam di Selat Malaka
ilustrasi Medcom.id

Pekanbaru: Kapal motor (KM) Dharma Bahari Sumekar (DBS) 2 bermuatan semen sebanyak 700 ton tenggelam akibat dihantam gelombang tinggi di perairan Selat Malaka, Kabupaten Bengkalis, Riau, Minggu, 27 Januari 2019. Sebanyak 9 kru dan penumpang kapal dinyatakan selamat, sedangkan satu penumpang atas nama Dasril yang merupakan kepala kamar mesin masi hilang.

"Satu korban bernama Dasril belum ditemukan dan masih dilakukan pencarian," kata Kapolres Bengkalis Ajun Komisaris Besar (AKB) Yusup Rahmanto, Senin, 28 Januari 2019.

Adapun sebanyak 9 korban selamat yaitu Abdul Haris (Kapten Kapal), Fujianto (Mualim I), Hardiana Adi Jaya (Mualim II), Iwan (ABK), Ismail (Saudara Kru), Mulidi Saputra Pasaribu (ABK), Wiyo (Masinis II), Bahtiar (Masinis III), dan Budi Santoso (Oiler).

"Dua korban selamat terakhir ditemukan warga pada Minggu (27/1) siang, dalam keadaan terdampar di pantai Tanjung Leban, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Riau," ungkap Kapolres.

Sementara Humas Basarnas Pekanbaru Kukuh Widodo mengatakan hingga kini tim SAR gabungan yang melibatkan unsur kepolisian, TNI AL, serta masyarakat sekitar dan keluarga korban telah berada di lokasi pusat pencarian di Dumai. Sementara Kapal Nasional (KN) 218 Basarnas, Kapal Tugboat Marlin dan kapal lainnya akan tetap berusaha mencari satu korban yang masih hilang. Tim gabungan juga berusaha menemukan posisi bangkai kapal DBS 2 tersebut. 

"Kapal tenggelam setelah dihempas gelombang setinggi 4 meter. Kapal ini berlayar dari Dumai menuju Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau," jelas Kukuh.


(ALB)