Almuzamil Yusuf Diusulkan Jadi Cagub Lampung

Anggri Sastriadi    •    Jumat, 19 May 2017 14:16 WIB
pilkada 2018
Almuzamil Yusuf Diusulkan Jadi Cagub Lampung
Almuzzammil Yusuf-MI Mohamad Irfan

Metrotvnews.com, Bandar Lampung: Partai Keadilan Sejahtera mengusulkan Almuzamil Yusuf sebagai bakal calon Gubernur Lampung pada pilkada 2018. Anggota Komisi II DPR ini diusulkan melalui jalur internal partai. 

Untuk pendamping, saat ini PKS tengah menjaring enam nama yakni petahana M. Ridho Ficardo (Demokrat), Herman HN (PDIP), dan Mustafa (NasDem), Arinal Djunaidi (Golkar), Pattimura (Gerindra), dan M. Kadafi (Akademisi).

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Lampung Ahmad Mufti Salim mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya segera mengerucutkan tiga dari enam nama eksternal.

“Insyaallah dalam waktu dekat kita audiensi dengan DPP membahas matrik dari hasil komunikasi PKS dengan beberapa kandidat,”ujarnya kepada Metrotvnews.com, saat ditemui di Kantor DPW PKS Lampung, Jalan Untung Suropati, Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Jumat 19 Mei 2017.

Menurut Mufti, PKS terbuka bagi kandidat dari partai politik lain yang berkeinginan untuk bergabung. Pihaknya sudah membuka keran komunikasi dengan partai lain untuk mengusung bakal cagub dan cawagub di bumi Lampung.

“Kita juga sudah ngobrol dengan Golkar. Jadi ruang itu tidak hanya buat Pak Ridho, pak Herman HN, dan Mustafa. Dengan Pattimura (Gerindra) kita juga bisa dan berpeluang,” jelasnya.

Saat ini, DPW PKS menunggu instruksi dari DPP PKS. Sebab, tahap mengusulkan nama bakal calon sudah dituntaskan DPW. 

"Kita tunggu arahan. Belum tentu nama yang dipanggil DPP ini sama dengan yang kita panggil di DPW. Bisa saja nama yang dipanggil DPP nanti ini diluar dari yang kita panggil di DPW,” paparnya.

Untuk mengusung calon gubernur dibutuhkan 20 kursi DPRD. Saat ini tak ada tak ada partai yang bisa mengusung calonnya sendiri. PDIP memiliki 17 kursi, NasDem 8 kursi, Golkar 10 kursi, dan PKS 8 kursi, PAN 8 kursi, PKB 7 kursi, Gerindra 10 kursi. 

Demokrat juga tak bisa meengusung calon, partai dipimpin ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono ini hanya memiliki 11 kursi. Sementara untuk PPP memiliki 4 kursi dan paling bontot Hanura dengan 2 kursi.


(ALB)