Polair Sumut Tepikan Puluhan Kapal Cangkrang dari Perairan Batubara

Budi Warsito    •    Rabu, 14 Sep 2016 21:30 WIB
nelayan
Polair Sumut Tepikan Puluhan Kapal Cangkrang dari Perairan Batubara
Kapal cangkrang yang ditangkap petugas gabungan Polda Sumut. (Metrotvnews.com/Budi Warsito)

Metrotvnews.com, Asahan: Puluhan kapal ditangkap satuan Polair Polda Sumatera Utara di perbatasan perairan Batubara-Asahan, Rabu, 14 September. Kapal penangkap ikan itu diketahui menggunakna alat cangkrang.

Patroli gabungan dipimpin Direktur Polair Sumut Kombes Sjamsul Badhar bersama Kapolres Asahan AKBP Tatan Dirsan Atmadja. Melibatkan 70 personel dari Polres Asahan, Polres Tanjung Balai, dan Kompi Brimob Tanjung Balai.

"Sekitar pukul 13.00 WIB, patroli gabungan mengamankan 28 kapal cangkrang yang melakukan penangkapan di perairan Asahan Tanjung Balai yang berbatasan dengan Perairan Batubara," jelas Tatan kepada awak media di Pelabuhan Panton Bagan Asahan. 

Baca: Polisi Masih Jaga Lokasi Pembakaran Kapal Nelayan di Perairan Asahan

Puluhan personel diturunkan untuk mengantisipasi kericuhan. Karena sebelumnya, sempat terjadi pembakaran kapal yang dilakukan nelayan tradisional yang kesal dengan ulah kapal-kapal yang melanggar aturan.

\
Foto udara kapal nelayan saat digiring Polair Polda Sumut. (Metrotvnews.com/dok Polres Asahan)

"Operasi yang dilakukan didukung dua kapal Polair untuk mengawal 28 kapal yang akan dibawa ke Belawan," tandas Kapolres Asahan. 

Kapal cangkrang dinilai menyalahi izin ‎operasi karena menangkap ikan di perairan yang jaraknya kurang dari 2 mil dari daratan. Hal tersebut menyebabkan kerusakan terumbu karang yang berada di bawah air. Karena, kapal tersebut memiliki alat tangkap terbuat dari besi yang sampai dasar.


(SAN)