Pengebom Gereja Medan Rajin Sekolah dan Beribadah

Farida Noris    •    Senin, 29 Aug 2016 13:01 WIB
bom bunuh diri
Pengebom Gereja Medan Rajin Sekolah dan Beribadah
Wakil Kepala Sekolah sekaligus Humas SMAN 4 Medan, Marisda Sipayung. (Metrotvnews.com)

Metrotvnews.com, Medan: Tindakan IAH, 17, yang ingin meledakkan bom di Gereja St Yosep, Jalan Dr Mansyur, Medan, turut membuat pihak SMAN 4 terkejut. Betapa tidak, selama sekolah IAH dikenal tidak pernah bermasalah.

Wakil Kepala Sekolah sekaligus Humas SMAN 4 Medan, Marisda Sipayung, Senin 29 Agustus, mengatakan, IAH baru tamat pada 2016. Sebelum menamatkan pendidikan, IAH duduk di kelas XII IPA 8. Dia terkenal pediam dan tertutup.

"Pasti kita terkejut. Apalagi dia itu anaknya baik di sekolah, tidak pernah bermasalah, catatannya bersih, tidak pernah mengganggu atau meributi orang lain. Dia tekun mengikuti pelajaran, terutama di bidang eksakta," kata Marisda.

Namun, Marisda mengakui, IAH tidak memiliki prestasi menonjol IAH selama di sekolah. Nilai akademisnya juga sedang-sedang saja. Akan tetapi, IAH tak pernah meninggalkan salat selama di sekolah.

"Anaknya serius di pelajaran saya, kadang sampai berkerut keningnya. Tapi memang tak pernah meninggalkan salat. Kalau sudah azan pasti dia keluar dari kelas. Enggak bisa ditunda atau ditawar. Kadang dia juga keluar untuk salat duha. Kita tetap tolerir karena itu ibadah dan dia memang ada di musala," ucap Marisda yang merupakan guru Fisika. 

Sementara itu, Sarumaha, guru Kimia yang juga mengajar IAH menyebutkan anak didiknya itu tetap berkomunikasi dengan guru dan temannya, meskipun berbeda agama. Dia mengaku terkejut dengan aksi IAH. Mereka merasa prihatin karena remaja itu baru saja tamat dari sekolah.



"Dia tidak pernah ada masalah di sekolah. Begitu juga dengan teman-temannya. Cuma dia tertutup, tidak mau ikut kegiatan siswa lainnya, misalnya acara atau foto-foto, dia tidak mau ikut," urai Marisda.

IAH ditangkap di Gereja St Yosep, Jalan Dr Mansyur Medan, Minggu (28/8/2016) pagi. Dia diduga ingin meledakkan bom yang dibawanya. Pemuda ini diringkus jemaat saat menyerang pastor dengan pisau.


(SAN)