Istri Simpanan di Balik Peledakan Mobil Legislator Bener Meriah

Amiruddin Abdullah Reubee    •    Selasa, 20 Sep 2016 18:58 WIB
bom meledak
Istri Simpanan di Balik Peledakan Mobil Legislator Bener Meriah
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan menggelar konferensi pers soal peledakan di Ruang Humas Polda Aceh, Senin (19/9/2016). Foto: Antara/Ferdian Ananda Majni

Metrotvnews.com, Bener Meriah: Istri simpanan, SZ, diduga menjadi dalang di balik peledakan mobil dinas Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bener Meriah, Mansyur Ismail. Akibat peledakan itu, dua orang tewas, yakni Nurma, 50, dan Aulia Fahmi, istri dan anak Mansyur.

Diduga, tindakan SZ dibantu adik kandungnya, AF. SZ bertindak sebagai pengendara mobil saat AF melemparkan granat ke dalam mobil Innova milik Mansyur. Saat melaju, mobil tengah ditumpangi tujuh orang, yakni Nurma, Aulia, dan lima keluarga dekat Mansyur.

Insiden pada Sabtu 17 September itu terjadi di jalur Bireuen-Takengon, kawasan Desa Menderek, Kecamatan Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.

"Kami sudah menangkap AF di rumah pamannya di kawasan Desa Suka Damai, Kecamatan Timang Gajah," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Gunawan, Selasa (20/9/2016).

Dalam pemeriksaan, AF mengaku membantu kakaknya, SZ, untuk meledakkan mobil. AF mengetahui pergerakan mobil itu setelah SZ menerima telepon dari Mansyur. Saat itu, SZ menanyakan keberadaan Nurma. 

Tanpa curiga, Mansyur mengatakan bahwa Nurma bersama anaknya Aulia Fahmi, dan lima orang keluarga dekat, tengah berada di Bireuen hendak pulang ke Bener Meriah. 

"Karena itu SZ langsung memerintahkan adiknya AF melemparkan granat ke mobil yang ditumpangi Nurma," kata Gunawan. Polisi sudah memeriksa enam orang saksi. Polisi juga dikabarkan sudah menangkap SZ.

 


(UWA)