Kapal Pancung Tabrakan di Batam, Dua Penumpang Hilang

Anwar Sadat Guna    •    Senin, 18 Dec 2017 14:57 WIB
tabrakan kapal
Kapal Pancung Tabrakan di Batam, Dua Penumpang Hilang
Ilustrasi. MTVN/M Rizal

Batam: Tim SAR Tanjungpinang saat ini masih berupaya mencari dua penumpang yang hilang pascatabrakan kapal pancung di perairan Pulau Bulang, Kebam, Kota Batam, Minggu, 17 Desember 2017 sekira pukul 20.00 WIB. Sebanyak sepuluh penumpang lain berhasil dievakuasi.

Kasi Ops dan Siaga SAR Tanjungpinang, Eko Suprianto, mengatakan, pihaknya langsung mengerahkan tim untuk mengevakuasi dan mencari korban kapal tenggelam. Tim Polair Polda Kepri juga membantu proses pencarian korban.

"Upaya pencarian terhadap dua penumpang lainnya masih dilakukan," ujar Eko, Senin, 18 Desember 2017.

Informasi yang dihimpun Medcom.id, kejadian itu berawal ketika sebuah boat atau kapal pancung yang ditumpangi satu keluarga berangkat dari Pelabuhan Bulang Lintang, Pulau Bulang, menuju Sagulung, Kota Batam, sekitar pukul 19.00 WIB.

Kapal itu dinakhodai Ismail. Saat kapal tengah berlayar, dari arah berlawanan muncul kapal pancung lain yang melaju agak kencang sehingga menabrak kapal yang ada di depannya.

Seketika kapal pancung yang dinakhodai Ismail terbalik dan karam. Sebanyak 12 orang penumpang tercebur ke laut. Satu kapal lain yang melintas tak jauh dari lokasi kejadian langsung membantu proses evakuasi.

Sebanyak 10 orang di antaranya berhasil diselamatkan oleh TIm SAR gabungan, dan dua lainnya belum ditemukan. Setelah dievakuasi, ke 10 penumpang langsung dibawa ke RSUD Embung Fatimah, Kota Batam, untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sementara itu, pihak kepolisian telah mengamankan tekong kapal pancung bernama Sulihan. Dia merupakan nakhoda kapal yang menabrak kapal yang dikemudikan Ismail.


 


(SUR)